Sebelum mengupas lebih jauh tentang cara menjual kembali perumahan subsidi, terlebih dahulu harus kita ketahui apa yang dimaksud dengan perumahan bersubsidi.

Secara singkat dapat dijelaskan bahwa perumahan bersubsidi adalah salah satu program dari pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan menyediakan rumah yang layak huni lewat bantuan FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) yaitu dengan memberikan subsidi bunga KPR (Kredit Kepemilikan Rumah).

Karena program ini diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, maka mereka yang berhak membeli perumahan bersubsidi adalah masyarakat dengan penghasilan Rp. 4 juta kebawah untuk tipe rumah tapak serta masyarakat yang berpenghasilan Rp. 7 juta kebawah untuk tipe rumah susun.

Rumah yang sudah dibeli tersebut nantinya dapat dijual kembali dengan syarat sudah dimiliki selama 5 tahun atau lebih untuk rumah tapak dan sudah dimiliki selama 20 tahun atau lebih untuk rumah susun.

Jika belum memenuhi aturan sebagaimana tersebut di atas, rumah bersubsidi hanya boleh dijual kepada penyalurnya, untuk kemudian disalurkan kembali kepada masyarakat yang berhak yakni masyarakat yang berpenghasilan rendah.

Jika konsumen mengabaikan aturan tersebut dan menjual rumah bersubsidi dengan sembarangan, maka sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan pemerintah, penjual rumah bersubsidi tersebut akan dikenai sanksi berupa dicabutnya subsidi serta harus mengganti seluruh fasilitas bantuan yang telah diterima. Tidak hanya itu, penjual juga terkena sanksi pidana serta denda sebesar Rp. 50 juta.

Dengan memahami pengertian dari rumah bersubsidi berikut aturan yang ditetapkan pemerintah terhadap perumahan yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah tersebut, maka cara untuk memasarkan perumahan subsidi adalah sebagai berikut:

Pastikan Status Rumah yang Akan Dijual

Untuk memastikan status kepemilikan rumah sangat mudah, yaitu dengan menghitung sudah berapa lama kompleks perumahan atau apartemen tersebut mulai difungsikan.

Untuk perumahan tapak, jika sudah lebih dari 5 tahun berarti aman dan sudah bisa diperjualbelikan, sedang untuk apartemen baru bisa diperjualbelikan jika sudah melewati masa 20 tahun.

Jika kurang dari masa yang diberlakukan sesuai dengan aturan, maka peran Anda sebagai agen properti hanya sebatas mediator, yakni menghubungkan antara pihak penjual dengan pihak pembeli, karena proses jual beli hanya bisa dilakukan melalui penyalur.

Dengan kata lain, pembeli yang ingin membeli rumah tapak harus berpenghasilan kurang dari Rp. 4 juta sedang untuk rumah susun harus kurang dari Rp. 7 juta.

Pertemukan antara pembeli dengan penjual, kemudian hubungi pihak penyalur untuk memfasilitasi jual beli yang mereka lakukan.

Utamakan Niat untuk Membantu Orang yang Ingin Punya Rumah

Setelah masa kepemilikan sesuai dengan ketentuan dari pemerintah telah terlewati, rumah bersubsidi sebenarnya bebas untuk diperjual belikan.

Namun, seorang agen properti yang baik tidak hanya memikirkan keuntungan yang akan diperoleh tapi juga harus memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Dengan kata lain, jika ingin membantu menjualkan rumah bersubsidi, maka sebaiknya mencari pembeli yang memiliki penghasilan rendah, sebab merekalah yang sebenarnya memiliki hak untuk menempati rumah tersebut, bukan kalangan orang berada yang membeli properti hanya untuk investasi.

Diluar itu semua, cara memasarkan kembali perumahan subsidi tidak berbeda jauh dengan memasarkan properti yang lainnya, terutama properti untuk kalangan menengah ke bawah.

Cara tersebut diantaranya: mematok harga yang kompetitif, melakukan renovasi seperlunya, mengekspose lokasi serta lingkungan utamanya untuk perumahan yang berada di tempat-tempat strategis, seperti sekolah, tempat ibadah, rumah sakit, pusat perbelanjaan serta yang lain.

Setelah itu lakukan promosi semaksimal mungkin dengan berbagai cara, utamanya cara-cara yang minim anggaran.

Lihat artikel lainnya:
Perumahan dan kawasan permukiman adalah satu kesatuan sistem yang terdiri atas...
Kebutuhan terhadap properti atau papan, bersama sandang dan pangan termasuk kebutuhan...
Bisnis, apapun jenisnya selalu memberlakukan hukum ekonomi yaitu bagaimana mendapatkan...
Di kota-kota besar Indonesia saat ini kondisi sosiologis masyarakat sudah bergeser...
Menetapkan segmentasi pasar yang dibidik, berpedoman kepada kondisi perekonomian...
Pada artikel sebelum ini saya pernah menulis tentang pentingnya belief dipunyai...

Article Tags:

Cara Menjual Kembali Perumahan Subsidi yang Sudah Dibeli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *