Metoda Pelaksanaan Proyek, Swakelola atau Sub-kan ke Kontraktor

swakelola atau subkan ke kontraktorSetelah semua perijinan selesai dan proyek dinyatakan bisa dilaksanakan, maka pekerjaan selanjutnya yang harus dilakukan adalah pembangunan proyek secara fisik, baik berupa pengerjaan fasilitas umum dan fasilitas sosial atau lebih dikenal dengan istilah fasum/fasos ataupun pembangunan unit rumahnya.

Fasum/fasos atau Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) ini termasuk pembangunan jalan, drainase, playground, tempat ibadah, dan lain-lain.

Dalam pelaksanaan proyek perumahan ada dua cara yang bisa digunakan, yaitu dikerjakan sendiri (swakelola) atau menyerahkan pengerjaan kepada pihak lain atau yang lazim disebut di-subkan ke kontraktor. (more…)

Share Button

Pentingnya Menjadi Anggota Asosiasi Profesi Developer

rei-estetis
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia asosiasi adalah perkumpulan orang yang mempunyai kepentingan bersama.  Kepentingan-kepentingan tersebut dijabarkan di dalam pedoman pokok yang lazim disebut Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Dimana dalam AD/ART asosiasi tersebut termaktub segala sesuatu hal yang berhubungan dengan asosiasi diantaranya visi dan misi, tujuan dan lain-lain.

Tujuan didirikannya asosiasi adalah untuk mencapai visi dan misi bersama. Visi dan misi ini bisa tercapai apabila asosiasi dikelola secara profesional dan setia berjalan dalam koridor yang telah digariskan dalam AD/ART.

Dimana AD/ART ini menjadi pedoman perjalanan asosiasi untuk dipatuhi oleh seluruh anggota (more…)

Share Button

DP 0 % To Rocket Your Sales!! Bagaimana Menerapkan DP 0% dalam Penjualan Perumahan?

dp-0-properti

Bagaimanapun bank tidak mungkin melanggar peraturan diterapkan oleh Bank Indonesia (BI) melalui Surat Edaran No. 14/10/DPNP tanggal 15 Maret 2012 tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Bank yang Melakukan Pemberian Kredit Pemilikan Rumah dan Kredit Kendaraan Bermotor, yang pada intinya mengatur besaran Loan To Value (LTV) untuk KPR dan Down Payment (DP) untuk KKB. Dimana LTV bisa diartikan juga sebagai besarnya plafond kredit.

Tapi karena disini kita konsentrasi membahas mengenai property maka kita hanya akan membicarakan tentang LTV untuk KPR. (more…)

Share Button

Contoh dan Cara Menghitung BPHTB pada Tanah Warisan

bphtb-tanah-warisan

Sebagaimana perolehan hak berdasarkan jual beli, perolehan hak atas tanah dan bangunan karena warisanpun dikenakan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan atau BPHTB. Karena para ahli waris memperoleh hak atas tanah dan bangunan sehingga negara mengenakan pajak.

BPHTB karena warisan diatur dalam UU No. 20 Tahun 2000 tentang BPHTB karena perolehan hak karena warisan merupakan salah satu jenis perolehan hak yang dikenakan pajak. Jenis perolehan hak lain yang juga dikenakan BPHTB bisa dilihat disini.

Mengenai warisan dan siapa saja ahli waris dan bagian-bagiannya diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer) atau Burgerlijk Wetboek (BW) atau Hukum Perdata Barat dan UU No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Khusus untuk yang beragama Islam juga merujuk kepada  Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan Hukum Islam yang tidak dipositifkan (tidak dijadikan hukum tertulis di Indonesia, berlaku untuk seluruh umat Islam di dunia). (more…)

Share Button

Studi Kelayakan Proyek Properti

studi-kelayakan-proyek-properti

Studi Kelayakan Proyek disusun berupa laporan tertulis dengan sistem penulisan yang sistematis dan mudah dipahami. Laporan Studi Kelayakan Proyek harus dapat menarik minat investor, kreditur  dan memperoleh ijin dari pemerintah. Oleh karena itu Studi Kelayakan Proyek harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

Laporan Studi Kelayakan Proyek harus komunikatif

Sifat komunikatif dalam Laporan Studi Kelayakan Proyek diperlukan supaya laporan tersebut memuat kondisi yang sebenarnya dan dapat dipahami secara benar oleh pihak yang memerlukan. Sifat komunikatif juga untuk menghindari penafsiran yang keliru terhadap isi laporan.   (more…)

Share Button
Page 11 of 46« First...910111213...203040...Last »