Cara Membeli Tanah Sebagian dan Memecah Sertifikat dari Sertifikat Induk

Adakalanya, karena sesuatu hal kita hanya membeli sebagian saja dari luas tanah yang dijual atau penjual hanya mau menjual tanahnya sebagian. Sebabnya mungkin saja penjual hanya memerlukan sedikit uang untuk keperluannya, sehingga penjual cukup menjual sebagian saja dari tanah miliknya.

Karena sebenarnya tidak ada seorangpun ingin menjual asetnya yang paling berharga jika ia tidak sedang membutuhkan uang. Atau mungkin juga kita hanya ingin membeli sebagian saja dari tanah yang dijual.

Sebab lainnya kemungkinan tanah tersebut merupakan milik bersama sehingga hanya sebagian pemilik saja yang ingin menjual tanahnya.

Untuk membeli tanah sebagian ini, ada dua cara yang bisa ditempuh oleh para pihak untuk melakukan jual beli. Cara pertama adalah dengan memecah terlebih dahulu sertifikat tersebut kemudian dilakukan jual beli di hadapan PPAT. (more…)

Share Button

Contoh Surat Kuasa Untuk Menjual Untuk Developer

Seperti perikatan perdata lainnya Surat Kuasa Untuk Menjual juga tunduk kepada KUHPer. Surat Kuasa Untuk Menjual ini sama dengan perjanjian sehingga syarat sahnya Surat Kuasa Untuk Menjual sama dengan syarat sahnya perjanjian secara umum.

Syarat sahnya Surat Kuasa Untuk Menjual ini diantaranya terpenuhinya syarat subjektif dan syarat objektif.

Syarat subjektif terpenuhi jika subjek-subjek hukum yang saling berikatan jelas, yang dapat dilihat dari identitasnya dan cakap melakukan perbuatan hukum.

Syarat objektif terpenuhi apabila objek yang diperjanjikan (dalam hal ini dijadikan objek Surat Kuasa Untuk Menjual) terang dan jelas, hal ini bisa dilihat dari status dari objek tersebut. (more…)

Share Button

Proses Jual Beli Rumah Dalam Status PPJB atau Masa KPR

Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) adalah perikatan yang terjadi antara seseorang yang ingin menjual properti dengan seseorang yang berjanji untuk membelinya. PPJB dilakukan antara 2 subjek hukum, boleh berupa orang ribadi ataupun berupa badan hukum.

Jika PPJB tersebut antara konsumen dengan badan hukum (developer) maka PPJB dilakukan supaya ada ikatan antara pemilik rumah dalam hal ini developer dengan pembeli dalam hal ini konsumen untuk melakukan jual beli terhadap rumah yang disepakati.

Pasal-pasal dalam PPJB tersebut mencantumkan hal-hal pokok mengenai objek, developer dan konsumen. Hal pokok lainnya yang diatur dalam PPJB yaitu waktu pelaksanaan pelunasan atau penandatanganan Akta Jual Beli. (more…)

Share Button

Keuntungan Menggunakan Professional Broker Vs Broker Tradisional

Untuk mengetahui dan merasakan keuntungan menggunakan jasa professional broker atau property agent dalam menjual atau mencari properti, saya menceritakan pengalaman yang saya alami ketika melisting properti yang saya dapat dari broker tradisional.

Suatu waktu saya mendapatkan informasi tanah dijual di daerah Jalan Panjang Kebon Jeruk Jakarta Barat. Informasi itu saya dapatkan dari makelar tradisional yang sering menawarkan tanah dijual ke saya. Biasanya mereka terdiri dari beberapa orang yang saling bertukar informasi mengenai tanah atau rumah dijual.

Sebenarnya saya tidak terlalu menganggap serius apa yang mereka tawarkan karena pada umumnya mereka memberikan informasi yang masih mentah. Informasi yang mereka berikan harus dicek kebenarannya dengan teliti supaya tidak mengecewakan calon pembeli nantinya. (more…)

Share Button

Surat Keterangan Waris untuk Beberapa Golongan Penduduk

surat keterangan warisSurat Keterangan waris adalah surat yang menerangkan tentang siapa saja ahli waris dari seseorang yang sudah meninggal dunia. Surat Keterangan Waris ini ada yang dibuat secara bawah tangan dan ada juga yang dibuat di hadapan pejabat yang berwenang.

Dalam menentukan siapa saja ahli waris dari seorang Warga Negara Indonesia yang meninggal, negara kita menerapkan peraturan sebagai berikut:

  1. Untuk WNI pribumi, Surat Keterangan Waris dibuat dibawah tangan, ditandatangani oleh semua ahli waris, dengan disaksikan atau turut ditandatangani oleh 2 (dua) orang saksi dan diketahui dan dikuatkan oleh Lurah dan Camat. Sedangkan untuk pembuatan Surat Keterangan Waris yang didahului oleh sengketa para ahli waris maka pembuatan SKW oleh pengadilan agama dalam bentuk Fatwa Waris. Pembuatan Surat Keterangan Waris secara bawah tangan tidak memerlukan pengecekan wasiat terlebih dahulu dan dalam Surat Keterangan Waris tersebut juga tidak mencantumkan besarnya bagian dari masing-masing ahli waris terhadap harta warisan. Sedangkan di dalam fatwa waris dicantumkan bagian masing-masing ahli waris. (more…)
Share Button
Page 21 of 48« First...10...1920212223...3040...Last »