Strategi Mendapatkan Investor untuk Proyek Properti Anda

Ditengah booming-nya bisnis properti dan banyaknya investor yang masuk serta siap mendanai proyek properti apapun, sebenarnya merupakan peluang besar bagi para developer yang memiliki finansial terbatas untuk mengajukan proposal kerjasama pembangunan proyek properti bisnis.

Persoalannya tidak semua developer memiliki kemampuan untuk menggaet investor, terlebih pengembang pemula. Jika hal tersebut yang menjadi persoalan, maka ada baiknya untuk menyimak cara mencari investor properti bisnis sebagaimana yang tertuang di bawah ini:

Lakukan Analisa Mendalam terhadap Bisnis

Analisa dibutuhkan untuk mengetahui apa saja yang Anda butuhkan untuk keperluan menjalankan proyek properti, seberapa banyak kebutuhan tersebut dan berapa modal yang dibutuhkan untuk memulai proyek.

Tidak hanya proyek, Anda pun harus menganalisa profil calon investor Anda sehingga Anda tidak salah dalam menggandeng investor untuk bekerjasama.

Jangan sampai investor yang diajak kerjasama tidak memiliki visi dan misi yang sama tentang proyek. (more…)

Mengakuisisi Tanah Girik Oleh Developer

Seringkali kita sebagai developer mendapatkan tanah yang menguntungkan untuk dikembangkan jadi proyek perumahan. Lokasi dan kondisi tanah sangat bagus, juga ditunjang oleh harga yang ditawarkan pemilik masih wajar bahkan di bawah harga pasar.

Akan tetapi jika kita melihat legalitas tanah tersebut masih dalam kondisi girik. Untuk diketahui tanah dengan status girik adalah tanah bekas hak milik adat yang belum di daftarkan pada Badan Pertanahan Nasional.

Jadi girik bukanlah merupakan bukti kepemilikan hak, tetapi hanya merupakan bukti penguasaan atas tanah dan pembayaran  pajak atas tanah tersebut.

(more…)

Strategi Kerjasama Pembangunan Perumahan antara Investor, Developer dan Pemilik Lahan

Sifat lahan atau tanah yang tidak dapat diperbarui membuat harga aset yang satu ini tidak pernah turun, bahkan dengan pesatnya peningkatan jumlah penduduk dan meningkatnya kebutuhan akan hunian membuat harga properti dari waktu ke waktu semakin melambung tinggi, terutama kawasan hunian seperti perumahan.

Hal itulah yang membuat bisnis properti menjadi tambang uang bagi sejumlah orang, mulai dari pemilik lahan, pialang tanah, developer sampai dengan investor.

Cara mereka menghasilkan uang dari bisnis properti bisa dilakukan sendiri-sendiri maupun dengan melakukan kerjasama pembangunan perumahan.

Skema Kerjasama Pembangunan Perumahan yang Lazim Dilakukan

Untuk menjalankan bisnis properti, sebenarnya bisa dilakukan sendiri, tentunya jika sumber daya yang dimiliki semuanya tersedia secara lengkap dan memenuhi syarat sebagaimana yang dibutuhkan.

Namun untuk dapat memenuhi segalanya, rasanya sulit mengingat segala sesuatu yang dibutuhkan dalam bisnis ini terbilang kompleks, sehingga dibutuhkan kerjasama dengan pihak-pihak lain. (more…)

Pola Kerjasama Developer dengan Investor Patungan

Open source, ya itulah kata yang tepat untuk menggambarkan kondisi kekinian bisnis property, terutama bagi pelaku sebagai developer. Developer perumahan yang lazim disebut developer, kini banyak dimasuki oleh pelaku baru dengan berbagai background bisnis.

Kondisi yang tidak ditemui pada era 90-an, dimana bisnis properti hanya dikuasai oleh beberapa orang saja. Pelaku selanjutnya pun merupakan penerus dari klan keluarga yang terdahulu.

Adagium yang berlaku pada waktu itu adalah bahwa menjadi pebisnis properti memerlukan modal besar sehingga hanya orang-orang tertentu saja yang bisa melakukannya. Terkesan exclusive tentu saja. (more…)

Bagaimana Pengaruh Pembangunan Moda Transportasi Massal Terhadap Proyek Properti

Pembangunan infrastruktur transportasi untuk mengurai kemacetan dalam bentuk LRT (Light Rail Transit) dan MRT (Mass Rapid Transit) yang saat ini tengah gencar dilakukan oleh pemerintah berbanding lurus dengan meningkatnya pembangunan proyek yang berlokasi tidak jauh dari LRT dan MRT.

Sehingga muncul asumsi yang tidak dapat dibantah, yaitu ada keterkaitan hubungan LRT dengan proyek properti yang sengaja diciptakan oleh para  pengembang.

Dengan kata lain, para pengembang sengaja berburu lahan-lahan di sekitar proyek LRT dan MRT untuk lokasi pembangunan proyek-proyek mereka, karena proyek-proyek tersebut dipastikan akan mudah terserap oleh pasar, meskipun dibandrol dengan harga yang lebih mahal dibanding dengan proyek sejenis yang berlokasi di tempat lain yang jauh dari LRT dan MRT.

Asumsi tersebut di atas dikuatkan dengan fakta yang ada di lapangan sesuai dengan data yang dihimpun oleh IAP (Ikatan Ahli Perencanaan) bahwa saat ini terdapat sekitar 58 proyek pembangunan apartemen untuk kalangan menengah ke atas yang berlokasi di sekitar stasiun MRT. (more…)

Page 32 of 63« First...1020...3031323334...405060...Last »