Ini Alasan Enaknya Berbisnis Properti

Karena Properti Bisa Dijadikan Agunan Perbankan

Bank sangat menyukai agunan berupa properti karena legalitas dan fisiknya jelas dan bernilai. Legalitas properti dijamin undang-undang sedangkan secara fisik properti adalah benda tidak bergerak sehingga kreditur merasa aman karena properti tersebut tidak mungkin hilang fisiknya.

Berbeda halnya jika jaminannya berupa benda bergerak seperti mobil, kapal, mesin-mesin produksi dan lain-lain, dimana jaminan ini bisa saja hilang fisiknya.

Sementara nilai properti akan terlihat dari demand terhadap properti itu sendiri. Apalagi properti berada di lokasi yang permintaan yang lebih tinggi dibandingkan dengan penyediaan, makin bernilailah properti tersebut di mata bank.

Bank Menyukai Agunan berupa Properti karena Jaminan Bisa Diuangkan

(more…)

Share Button

Gimana Cara Jualan Cepet?

kinara puri cirebonBanyak juga nih yang tanya ke saya bagaimana cara jualan properti biar laku cepet. Padahal sebenarnya saya sendiri belum tentu bisa jualan cepet lho. Ada yang cepet, ada yang lambat banget.

Ada yang gak laku juga. Hehehe. Jadi kadang saya balas, kalau jualannya cepet, trus laku keras, besok jualan apa? Hayoooo… Jualan itu bukan perlombaan, jadi bukan masalah cepet-cepetan kok.

Kalau bisa jualan cepet, tapi produk mengecewakan gimana coba? So yang diperbaiki bukan masalah cepet-cepetan jualannya, tapi apakah produk kita itu solusi bagi konsumen. Dunia bisnis udah berubah, bukan lagi menjual produk tapi memberikan solusi. (more…)

Share Button

Balik Nama Sertifikat tanpa Akta PPAT

logo ippat1

Pendaftaran peralihan hak sertifikat atau yang lebih dikenal dengan istilah balik nama haruslah berdasarkan akta yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Akta PPAT tersebut bisa berupa Akta Jual Beli (AJB), Akta Tukar Menukar, Akta Hibah, Akta Pembagian Hak Bersama (APHB) dan Akta Pemasukan Dalam Perseroan (inbreng). (more…)

Share Button

Double Decker, Solusi untuk Lahan Sempit yang Butuh Penghijauan dan Area Bermain

Belakangan ini banyak developer membangun perumahan dengan sistem two level infrastructure atau double decker. Dimana prinsip membangun perumahan dengan sistem double decker ini adalah memisahkan area lalu lintas kendaraan dengan area pejalan kaki, taman atau tempat bermain.

Double decker ini menempatkan akses kendaraan pada lantai paling bawah atau basement, sedangkan pada lantai 1 di-dak seluruhnya. Lantai 1 ini difungsikan sebagai tempat beraktifitas penghuni perumahan seperti ber-sosial, berjalan kaki, untuk taman bahkan beberapa perumahan atau townhouse menempatkan kolam renang atau area bermain di lantai 1 ini.

(more…)

Share Button

Menaksir Harga Jual Gedung di Jakarta

“Dijual cepat BU sebuah gedung di Jl.TB simatupang-Cilandak, Jakarta Selatan. Luas Tanah 3.500 m2, Luas Bangunan 15.000 m2, 15 lantai, Parkir Basement 40 mobil, Parkir Halaman 60 mobil, 2 fast elevators, CCTV, Sertifikat HGB, Harga 550 M”

Begitulah bunyi iklan yang dipasang di sebuah media periklanan properti.

Untuk memastikan bahwa harga jual gedung tersebut pantas atau tidak, kita bisa mengetahui dengan cara (salah satunya, dan paling praktis) menghitung luas bangunan yang bisa dimanfaatkan.

Dalam dunia pergedungan luas bangunan yang bisa dimanfaatkan dinamakan luas bangunan bersih atau nett area atau dikenal juga saleable area atau area yang bisa dijual. Jadi luas bangunan inilah yang bisa dijual-belikan/disewakan nantinya. (more…)

Share Button
Page 7 of 46« First...56789...203040...Last »