jasa disain apartemen

Mendirikan PT ini adalah langkah wajib yang harus anda lakukan jika ingin sukses dan menjadi besar sebagai developer properti. Karena dengan mendirikan PT, branding dan kelembagaan bisnis anda sebagai developer properti akan terbentuk, sehingga masyarakat percaya kepada anda.

Selain kepercayaan masyarakat yang terbentuk dengan adanya kelembagaan bisnis, lembaga keuangan juga lebih percaya, sehingga proyek anda lebih mudah mendapatkan bantuan keuangan. Akan tetapi jika anda hanya ingin menjadi developer properti yang mengembangkan proyek dengan skala kecil, bisa dalam bentuk perseorangan saja, tidak perlu mendirikan PT.

Pada umumnya, suatu pemerintah daerah mengijinkan pengembangan proyek properti dilakukan oleh orang pribadi dengan jumlah kavling maksimal 5 (lima) unit saja.

Untuk proyek properti yang jumlah unitnya lebih dari 5 (lima) unit wajib dikelola oleh PT. Tetapi harap dicatat bahwa, peraturan tentang pembatasan orang pribadi mengelola proyek properti merupakan wewenang pemerintah daerah.

Ada daerah yang membolehkan orang pribadi mengembangkan sebuah proyek properti untuk luas tanah 1 hektar tetapi ada juga daerah yang tidak membolehkannya. Bahkan ada daerah yang mengharuskan pengembangan sebuah proyek perumahan seluas 1.000 meter persegi saja harus dilakukan oleh PT.

Nah, untuk mengetahui peraturan yang berlaku di suatu tempat, anda harus menanyakan langsung ke pemerintah daerahnya.

Langkah-langkah mendirikan PT di bidang developer

Sekarang mari kita lihat apa saja langkah-langkah yang harus anda lakukan jika ingin mendirikan perseroan terbatas untuk menjalankan bisnis developer properti:

  1. Menyiapkan alternatif nama Perseroan Terbatas (PT). Nama perusahaan akan dicek terlebih dahulu ketersediaannya. Apabila nama yang diajukan sudah ada yang memakai maka harus menggunakan nama yang lain. Pengecekan nama sangat mudah dilakukan karena sistem pengecekan sudah dengan cara daring (online). Langkah ini dilakukan oleh kantor Notaris.
  2. Menyiapkan kantor untuk pengurusan Surat Keterangan Domisili Perusahaan dari kelurahan setempat. Kantor disiapkan di lokasi yang memang peruntukannya untuk kegiatan komersil. Karena saat ini lokasi yang diperbolehkan diajukan Surat Keterangan Domisili perusahaan adalah lokasi yang berada di jalan utama. Peruntukan bangunan untuk kantor ini bisa dikonsultasikan ke kantor kelurahan atau kecamatan setempat.
  3. Menyediakan identitas para pemegang saham dan pengurus PT. Identitas dalam bentuk Kartu Tanda Penduduk (KTP) sudah cukup.
  4. Tentukan modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor.
  5. Membuat akta pendirian PT di kantor Notaris sampai keluar Surat Keputusan Perseroan Terbatas (SK PT) yang menandakan bahwa sebuah perseroan terbatas sudah berbadan hukum.
  6. Mengurus Surat Keterangan Domisili perusahaan.
  7. Mengurus Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) di Kantor Pelayanan Pajak daerah dimana perusahaan berkedudukan.
  8. Mengurus SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan)
  9. Mengurus Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
  10. Mendaftarkan ke asosiasi bidang usaha, seperti Real Estate Indonesia (REI), Asosiasi Pengembang Perumahan Seluruh Indonesia (APERSI) dan lain-lain. Mendaftar menjadi anggota asosiasi ini tidak wajib dilakukan. Tetapi dengan mendaftar di asosiasi bisa membuat perusahaan dan proyek anda menjadi lebih dipercaya oleh konsumen. Ada juga bank yang mensyaratkan kerjasama pembiayaan dengan developer yang sudah menjadi anggota asosiasi.
  11. Dan mengurus ijin-ijin lainnya yang disyaratkan peraturan.

 

Share Button
Lihat artikel lainnya:
“Sejak memulai proyek pertama, saya sudah memiliki rumah 7 unit di 5 lokasi...
Bagi anda yang tidak memiliki badan usaha alias hanya sebagai orang pribadi tetap...
Pintar mengelola keuangan proyek bertujuan untuk memenuhi modal proyek dan dapat...
Saat ini Facebook adalah media sosial yang paling populer dan paling banyak penggunanya....
Pada artikel kali ini saya akan ceritakan sebuah kisah sukses seorang developer...
Bagi Anda yang sudah ‘nekad’ ingin menekuni bisnis developer properti, tetapi...

Article Tags:

Pantingnya Memiliki PT Bidang Developer Properti dan Langkah Mendirikannya

Dapatkan Update Terbaru Tentang Properti

Masukkan nama dan email anda di form di bawah ini, kami akan kirimkan update di inbox anda.

2 thoughts on “Pantingnya Memiliki PT Bidang Developer Properti dan Langkah Mendirikannya

  • November 5, 2016 at 2:09 am
    Permalink

    Siang Pa Asriman.
    untuk menjadi developer bisa Perorangan, CV dan PT.
    Bisa dijelaskan perbedaan ketiga itu kemudahan dan kesulitannya untuk menjadi developer, mulai dari perizinan sampai kerja sama dengan pihak bank.
    Dari ketiga badan itu yang mana lebih disarankan untuk developer pemula.
    Terima Kasih

    Reply
    • November 6, 2016 at 6:06 am
      Permalink

      Kalau pertanyaan ini saya jawab di sini, akan berbentuk artikel tersendiri karena penjelasannya sangat panjang. Bisa di baca-baca di artikel yang lain.
      Untuk pemula saya sarankan untuk menjadi developer pribadi yang mengembangkan proyek kecil.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *