Banyak pelaku bisnis properti di Indonesia yang berpendapat bahwa sejak tahun 2016 bisnis properti sudah memasuki era tinggal landas.

Hal tersebut memunculkan sikap optimis pada sebagian besar pengembang yang ditunjukkan dengan dilansirkannya proyek-proyek baru, bahkan proyek berskala jumbo dengan nilai investasi mulai dari ratusan miliar sampai dengan tilliunan rupiah.

Pendapat berbeda namun dengan nuansa yang hampir sama juga dilontarkan oleh sejumlah pelaku bisnis properti, bahwa di sepanjang tahun 2017 adalah masa perbaikan bagi bisnis properti disebabkan karena menurunnya performa market pada tahun lalu.

Pada masa perbaikan itulah akan banyak muncul inovasi-inovasi baru dalam bisnis properti yang menuntut para pengembang untuk memutar otak dari sisi pemasaran. Inilah beberapa pendapat tentang prospek pengembangan proyek properti di Indonesia menurut pendapat para pelaku bisnis properti:

Lucky Tedja (Sales manager Podomoro Golf)

Pasar properti di Indonesia sepanjang tahun 2017 menurut Lucky Tedja menghadirkan banyak peluang sekaligus tantangan.

Peluang tersebut muncul seiring dengan upaya dari para developer dalam membantu pemerintah untuk menyukseskan Progam Satu Juta Rumah.

Baca juga: Workshop Developer Properti di Indonesia yang Wajib Anda Ikuti

Berangkat dari program tersebut akan muncul sejumlah inovasi untuk menghasilkan produk terbaru.

Selain itu, beberapa program pemerintah yang masih belum terserap pada tahun yang lalu harus diteruskan pada tahun ini agar dapat meningkatkan daya beli masyarakat pada sektor properti.

Karena banyaknya produk-produk baru yang bermunculan, maka banyak pula tantangan yang harus dihadapi pihak developer dari sisi pemasaran.  

Sutedja Sidarta Darmono (Direktur PT Jababeka)

Peluang pengembangan proyek properti di Indonesia menurut Sutedja akan dipengaruhi oleh meningkatnya pertumbuhan ekonomi masyarakat dan bertambahnya persentase masyarakat menengah keatas, sehingga banyak developer akan mencoba keberuntungan dengan membuat proyek pengembangan properti untuk kalangan menengah keatas.

Selain itu pengembangan mixed-use project atau memadukan kawasan hunian dengan fasilitas komersial juga masih banyak dilirik para pengembang, termasuk pembangunan kawasan industri terpadu  yang dilengkapi dengan residensial dan infrastruktur.

Wasudewan (Country Manager rumah.com)

Dengan berpijak pada data Bank Indonesia yang menyebutkan: sebanyak 56,24% pengembang masih bersandar pada dana internal perusahaan, Wasudewan berpendapat  bahwa Prospek ekspansi proyek properti di Indonesia masih menuntut para pengembang untuk terus melakukan inovasi dan harus bertambah kreatif dalam menyuguhkan keunggulan dari proyek yang mereka kerjakan agar dapat cepat diserap oleh pasar.

Pihak developer menurut Wasudewan juga sudah harus memikirkan kebutuhan konsumen generasi millenial yang berumur dibawah 35 tahun, sehingga dalam pemilihan lahan harus mempertimbangkan kedekatannya dengan kemudahan akses menuju transportasi publik dan coverage area internet super cepat.

Julius J. Warouw (Direktur PT Synthesis Kreasi)

Julius memprediksi bahwa sepanjang tahun 2017 produk-produk properti di Indonesia akan semakin beragam.

Hal tersebut dipicu dengan banyaknya pengembang asing yang masuk ke Indonesia dan ikut terlibat dalam pembangunan proyek properti di seluruh wilayah Indonesia.

Agar tidak kalah dalam persaingan, para developer lokal menurut Julius dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan proyek-proyeknya.

Inovasi tersebut tidak hanya ditunjukkan lewat sisi desain, harga yang kompetitif serta penambahan fasilitas yang menarik, tapi juga harus mempertimbangkan berbagai kebutuhan masyarakat saat ini.

Sebab pertimbangan masyarakat dalam membeli properti tidak lagi hanya terfokus pada mahal dan murahnya harga serta cocok dan tidaknya desain rumah, tapi juga sejauh mana rumah yang mereka beli dapat menunjang fungsionalitas mereka dalam melakukan aktifitas sehari-hari.

Demikian beberapa pendapat para pelaku bisnis properti tentang prospek pengembangan proyek properti di Indonesia pada tahun 2017.

Dari berbagai sumber

 

Lihat artikel lainnya:
Sebagai contoh, tahun 2013 diprediksi bahwa bisnis properti akan melambat...
Bisnis developer tidak berbeda jauh dengan bisnis-bisnis yang lain, yaitu sama-sama...
Seiring pertumbuhan penduduk maka kebutuhan terhadap properti residensial atau...
Open source, ya itulah kata yang tepat untuk menggambarkan kondisi kekinian bisnis...
Akhir-akhir ini banyak orang membicarakan Sunrise Property baik investor property...
Secara etimologis mentor adalah penasihat, penasihat dalam segala hal. Khusus di...
Prospek Pengembangan Proyek Properti Di Indonesia di Tahun 2017 Menurut Pendapat Pelaku Bisnis Properti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *