Share Button

tanah dijual di jakartaAda banyak alasan kenapa orang mencari tanah dijual di Jakarta Selatan, terutama daerah Jalan TB. Simatupang, karena perkembangan pembangunan di daerah ini sangat moncer beberapa tahun belakangan. Kondisi ini dipicu oleh semakin sempitnya lahan yang tersedia di area bisnis di tengah kota seperti kawasan Jalan Sudirman dan Jalan Thamrin. Kalaupun ada tanah kosong di daerah Jakarta Selatan lainnya, seperti Kawasan Kuningan atau Jalan Gatot Subroto, tanah ini kebanyakan berstatus sengketa sehingga tidak bisa diperjual-belikan. Oleh karena itu jika ada orang atau broker property yang mengatakan dijual tanah di Jakarta Selatan, bebas sengketa, clean and clear, hal ini perlu diteliti kebenarannya lebih lanjut

Tidak hanya broker professional yang banyak menawarkan tanah dijual di Jakarta, broker tradisionalpun banyak menawarkan tanah kosong untuk dijual. Tiap-tiap broker selalu mengaku bahwa mereka memiliki akses langsung ke pemilik tanah padahal tidak sedikit mereka hanya sekedar memperoleh informasi dari sumber yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Jadi jika ada orang memasang iklan dijual tanah jakarta barat cocok untuk gedung perkantoran, hotel dan apartemen, harus hati-hati menyikapi iklan ini. Harus dilakukan pemeriksaan dengan teliti, baik secara yuridis ataupun secara fisik.

Pemeriksaan tanah secara yuridis bisa dilakukan ke Kantor Pertanahan setempat, sedangkan pemeriksaan secara fisik dilakukan langsung ke lokasi dengan bertanya ke tetangga sebelah tanah berada dan kepada pejabat pemerintahan setempat, mulai dari RT, RW, Lurah atau Camat dan seterusnya. Kadangkala kita harus meneliti suatu lokasi tanah bebas sengketa atau tidak ke pengadilan. Seperti yang dialami oleh seorang klien bahwa ia telah tertarik untuk membeli sebidang tanah dijual di Jakarta Pusat, mengenai lokasi dan harga sudah cocok tetapi ketika diperiksa ke BPN ternyata tanah tersebut masih terbelit kasus hukum.

dijual tanah di jakarta selatanKondisi seperti ini tidak hanya terjadi di Jakarta Pusat, di daerah lainnyapun sering terjadi kejadian seperti itu. Karena pada umumnya tanah-tanah yang masing kosong di Jakarta ini dalam keadaan sengketa. Kejadian lainnya adalah ketika seorang klien ingin membeli tanah dijual Jakarta Selatan, tepatnya di area TB. Simatupang. Ketika diteliti ternyata banyak yang mengklaim sebagai pemilik tanah tersebut. Sebagai pembeli seharusnya kita tidak terlalu takut terhadap sengketa tersebut karena sengketa perdata selalu bisa diselesaikan, yang penting adalah setiap tindakan harus dilakukan dengan memperhatikan aspek hukum dan didampingi oleh kuasa hukum atau lawyer.

Untuk daerah lainnya masih tergolong aman untuk dibeli, terutama lokasi tanah dijual di Cibubur Jakarta Timur. Untuk daerah ini kehati-hatian diperlukan untuk mengetahui peruntukan. Karena banyak lokasi tanah yang masih kosong di Jakarta Timur ini termasuk peruntukan penghijauan atau menjadi daerah resapan. Sehingga jika kita beli nantinya tanah ini tidak bisa dibangun. Berikut ini ada beberapa lokasi tanah dijual di Jakarta yang bisa menjadi pertimbangan bagi anda untuk berbagai keperluan.

 

      1.  Tanah strategis dijual di Jl. Rasuna Said Kav. 3 dan 4, Kuningan, Jakarta Selatan, luas 1.56 Ha, sertifikat Hak Guna Bangunan, bisa dibangun 32 lantai gedung perkantoran atau apartemen atau hotel. KDB 30 %, KLB 5.
      2.  Jl. Casablanka Kav. 6, Jakarta Selatan, luas 1.3 Ha, Sertifikat Hak Guna Bangunan, posisi di depan The Park Lane Hotel. KDB 50 % KLB 4. Lokasi ini bisa dan sangat cocok untuk dibangun mix used antara gedung kantor dan apartemen.
      3. Jl. KH. Mas Mansur, di seberang City Walk dan sebelah gedung Standard Chartered dan Menara Batavia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, luas 3.8 Ha, sebagian sertifikat dan girik. Berperkara di pengadilan yang dimenangkan ahli waris sekarang. Para pihak sudah setuju untuk berdamai dengan pembayaran uang ganti rugi dengan jumlah yang sudah disepakati.
      4. Jl. Boulevard Baru Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sudan dibangun akses jalan menuju Pulogadung. Luas 6,1 Hektar, harga di bawah harga pasar, jual cepat.
      5. Jl. Bintaro Raya atau Veteran Raya, lokasi di persimpangan jalan, sangat strategis. Depan bisa dibangun komplek ruko dan di belakang apartemen. Luas 3,5 Hektar. Status tanah masih girik, harga termasuk pembuatan sertifikat oleh pemilik ke atas nama pembeli.
      6. Jl. Adyaksa Raya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Luas 1.3 Ha, terdiri dari 24 pemilik sertifikat dan semuanya sepakat untuk dijual. Ada Surat Pernyataan Jual. Lokasi berada di sampaing Hotel Mercure dan Gedung Sophie Martin dan Point Square. Sangat cocok untuk dibangun hotel dan apartemen.
      7. Jl. Nangka sebelah gerbang Perumahan Tanjung Mas Raya, luas 6000 m2. Harga murah.
      8. Jl. Satrio, Mega Kuningan luas 3,8 Ha, Lokasi di depan Mal Ambassador, peruntukan kawasan komersil, bisa dibangun 70 lantai berdasarkan SK Gubernur.
      9. Jl. TB. Simatupang, luas 8200 m2, posisi hook antara Jl. TB. Simatupang dan Jl. Adyaksa Raya. Di samping Hotel Mercure. Sertifikat Hak Guna Bangunan atas nama PT.
      10. Jl. TB. Simatupang Hook Lenteng Agung, luas +/- 3 Ha. Beberapa SHM milik warga, proses pembelian dengan cara pembebasan lahan dari warga, sudah ada Surat Pernyataan Jual dari para pemilik. Jual di bawah harga pasar tanah TB. Simatupang. Proses cepat.
      11. Jl. TB. Simatupang, Luas 6850 m2, Sertifikat Hak Guna Bangunan atas nama PT, bisa dibangun 24 lantai atau lebih. Proses cepat dan langsung ke pemilik
      12. Jl. TB. Simatupang, Luas 3800 m2, Sertifikat Hak Milik atas nama beberapa orang, bisa dibangun 24 lantai atau lebih.
      13. Jl. MT. Haryono, Kav. 14-16, luas 11.155 m2, sertifikat Hak Guna Bangunan, terdiri dari 3 kavling. Bisa dibangun hotel, apartemen atau perkantoran, KDB 55 %, bisa dibangun 24 lantai.
      14. Jl. Pos Pengumben, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 6000 m2, Sertifikat Hak Milik, cocok sekali untuk apartemen atau sekolah internasional
      15. Jl. Arjuna Selatan, Kebon Jeruk, Luas 9000 m2, SHM, Bisa 32 Lantai
      16. Jl. Moh. Husni Thamrin, Cikokol, Tangerang. Luas 17 Ha, SHM, peruntukan komplek komersil atau bisnis
      17. Jl. Panjang Kebon Jeruk, Luas 3600 m2, cocok untuk dibangun apartemen atau sekolah internasional, bisa dibangun 24 lantai atau lebih
      18. Jl. Panjang Kebon Jeruk, Luas 5000 m2, bisa dibangun 24 lantai atau lebih, cocok dibangun kantor, hotel, apartemen atau sekolah internasional
      19. Jl. Cibubur Raya atau Lapangan Tembak, Luas 47.933 m2, terdiri dari satu Sertifikat Hak Guna Bangunan atas nama PT, kondisi tanah keras dan rata, bisa bangun apartemen
      20. Jl. TB. Simatupang, Luas 8900 m2, Sertifikat Hak Milik, cocok untuk kantor, hotel dan apartemen, bisa dibangun hingga 24 lantai atau lebih (Terjual)
      21. Jl. TB. Simatupang, Jakarta Selatan,  10.000 m2, Sertifikat Hak Milik (Terjual)

Untuk informasi selanjutnya hubungi 0812 1169 4143

Atau invite my BBM Pin 75d3cd3d

atau silahkan isi form berikut:

 

 

 

Share Button
Share Button

cara menjual rumah dengan dp 0 persenBagaimanapun bank tidak mungkin melanggar peraturan diterapkan oleh Bank Indonesia (BI) melalui Surat Edaran No. 14/10/DPNP tanggal 15 Maret 2012 tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Bank yang Melakukan Pemberian Kredit Pemilikan Rumah dan Kredit Kendaraan Bermotor, yang pada intinya mengatur besaran Loan To Value (LTV) untuk KPR dan Down Payment (DP) untuk KKB. Dimana LTV bisa diartikan juga sebagai besarnya plafond kredit.

Tapi karena disini kita konsentrasi membahas mengenai property maka kita hanya akan membicarakan tentang LTV untuk KPR. Read the rest of this entry

Share Button
Share Button

cara menghitung bphtb warisanSebagaimana perolehan hak berdasarkan jual beli, perolehan hak atas tanah dan bangunan karena warisanpun dikenakan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan atau BPHTB. Prinsipnya adalah para ahli waris memperoleh hak atas tanah dan bangunan dan karena itu negara mengenakan pajak.

BPHTB karena warisan diatur dalam UU No. 20 Tahun 2000 tentang BPHTB karena perolehan hak karena warisan merupakan salah satu jenis perolehan hak yang dikenakan pajak. Jenis perolehan hak lain yang juga dikenakan BPHTB bisa dilihat disini. Read the rest of this entry

Share Button
Share Button

studi kelayakan proyek propertyAspek pasar adalah inti dari penyusunan Studi Kelayakan Proyek, karena permintan pasar terhadap produk merupakan dasar untuk menyediakan produk. Oleh karena itu studi mengenai Aspek Pasar bertujuan untuk mengetahui besarnya permintaan terhadap produk yang akan disediakan dan menempatkan produk yang akan dipasarkan pada posisi yang menguntungkan sehingga proyek bisa dijalankan.

Aspek pasar yang dianalisa meliputi permintaan pasar terhadap produk yang akan disediakan, analisa tingkat persaingan dan strategi pesaing dalam memasarkan produknya, sehingga bisa dirancang produk dan metode pemasaran yang bisa memenangkan persaingan. Read the rest of this entry

Share Button
Page 3 of 1012345...10...Last »