Ini pengalaman Mas Kholil 18 bulan yang lalu saya ketemu Mas Kholil. Ia sedang memulai proyeknya di atas lahan keluarga, luasnya kurang lebih 1,2 ha. Dia mulai membangun di bagian depan dulu, seluas 3000 m2. Pada saat saya berkunjung ke
Bagaimana Menentukan Harga Jual Properti yang Kompetitif
Menetapkan harga jual properti bukan sekadar menempelkan angka, melainkan strategi penting untuk menarik minat pembeli sekaligus memastikan keuntungan penjual. Harga yang terlalu tinggi berisiko membuat properti sulit terjual, sementara harga yang terlalu rendah bisa merugikan pemilik. Oleh karena itu, pemahaman
Kapan Waktu Ideal untuk Memulai Pemasaran Proyek Perumahan?
Di kelas workshop yang saya adakah sering sekali peserta menanyakan ini, kapan kita bisa memulai pemasaran sebuah proyek perumahan. Selalu saya jawab bahwa pemasaran (marketing) itu luas sekali cakupannya. Intinya pemasaran itu adalah membuat orang tahu proyek kita. Oleh karena
ROCK! Cicilan 300 Ribu Tenor 40 Tahun, Nyicil Rumah Setara Nyicil Hape
Pemerintah saat ini penuh gebrakan, beberapa waktu lalu beredar informasi bahwa dalam pembelian properti, pemerintah akan menggratiskan PPN dan BPHTB. Tentu saja ini disambut baik oleh insan properti. Karena jika ini diberlakukan maka konsekuensinya amat serius. Tentu saja konsekuensi dalam
The Power of Bayar Tanah Bertahap
Pembayaran tanah secara bertahap kepada pemilik lahan oleh developer memiliki keuntungan tersendiri. Salah satu keuntungan yang terbesar yang didapatkan developer adalah modal awal yang dibutuhkan untuk memulai sebuah proyek properti menjadi lebih kecil. Misalnya sebidang tanah yang akan diakuisisi oleh
Bank Sangat Menyukai Agunan Berupa Properti
Ketika seseorang membutuhkan modal untuk usahanya maka salah satu cara untuk mendapatkan pembiayaan adalah dengan meminjam kepada lembaga pembiayaan seperti perbankan. Bank bersedia memberikan pinjaman dengan berbagai syarat, salah satunya adanya agunan atau collateral. Dan jaminan yang paling disukai oleh
Baca Ini Jika Anda Ingin Menjadi Pengembang Properti Syariah
Pengembang properti seyogianya membutuhkan bantuan modal dari lembaga keuangan seperti pebankan. Pentingnya bantuan dari lembaga keuangan ini karena untuk mengembangkan proyek properti membutuhkan modal. Jika tidak punya modal sendiri maka modalnya dari bantuan pihak lain. Modal yang utama yang dibutuhkan
Persistence dan Konsisten, dibutuhkan untuk Menjadi Developer Properti Tanpa Modal
Dibutuhkan persistence dan konsistensi untuk menjadi developer properti jika kondisimu tidak punya modal yang cukup. Persisten dalam mencari peluang dan konsisten dalam melakukan prosesnya. Karena alasan inilah menjadi developer properti tanpa modal bagi sebagian orang merupakan hal yang mustahil karena