broker properti itu mudah

Pada artikel sebelum ini saya pernah menulis tentang pentingnya belief dipunyai oleh seseorang untuk berhasil dalam apapun bidang yang sedang dikerjakannya, tak terkecuali bidang property sebagai marketing. Belief mengandung arti keyakinan, keyakinan mampu menjual bagi seorang yang bernama tenaga marketing. Tanpa belief seorang marketing akan bekerja tidak semangat apalagi jika menemui hambatan.

Mereka bersikap ogah-ogahan dalam melayani klien, lebih dahulu timbul prasangka bahwa orang yang datang tidak akan membeli, sehingga mereka melayani konsumen secara asal jadi dan menganggap pekerjaan hanya sebagai rutinitas. Tidak ada passion disitu, yang ada hanya mejalankan tugas.

Padahal jika makhluk yang bernama keyakinan itu ada dalam benak seorang tenaga marketing alangkah gampangnya memasarkan properti itu. Sebabnya, kondisi riil tentang kebutuhan hunian yang konon masih di angka 15 juta rumah. Pemerintah memang sudah berusaha untuk turut serta memenuhi kebutuhan tersebut dengan program bertajuk Sejuta Rumah, akan tetapi karena berbagai alasan program tersebut tidak memenuhi target sesuai harapan.

Wiiiw… kebayang kan seberapa kue yang bisa kamu caplok? Masih sangat banyak peluang yang bisa diraih sebagai marketing properti apalagi bagi dirimu sebagai developer yang sudah pasti juga memainkan peran vital.

Penyebab mudahnya menjual property lainnya adalah karena kononnya lagi orang yang memiliki banyak uang lebih suka berinvestasi di property ketimbang instrument investasi lainnya. Memang kesukaan seseorang untuk berinvestasi di property tidak mutlak, tergantung karakter orangnya.

Orang yang cenderung progresif lebih suka menginvestasikan uangnya pada bisnis yang lebih menantang, bisnis yang fast moving kata orang-orang. Tapi secara prosentase lebih banyak orang memilih berinvestasi di property, karena nilainya yang cenderung naik seiring perjalanan waktu. Itu hanya salah satu alasan untuk lebih memilik property sebagai alat investasi, masih banyak yang lain.

Ketertarikan si pemilik uang untuk berinvestasi di properti harus dimanfaatkan oleh pemasar property karena itulah tambang emas anda, karena orang yang bernama investor selalu mencari objek investasi yang akan memberikan keuntungan untuk mereka.

Hal ini dimanfaatkan betul oleh banyak developer terutama developer besar, mereka memiliki cara sendiri untuk mengumpulkan pemilik uang dalam suatu entitas bernama investor club. Mereka sering berkumpul atau dikumpulkan untuk mengadakan gathering tertutup antar member supaya bisa saling bertukar informasi, terutama jika ada proyek yang akan di-launching.

Porsi developer untuk berperan malah lebih besar karena merekalah produsennya, merekalah yang menentukan harga sehingga keuntungan yang akan mereka peroleh tentunya lebih besar dari keuntungan seorang pemasar yang berkutat di angka 2,5 persen atau paling banter 3 persen. Angka inipun hanya untuk marketing lepas, bagi tenaga inhouse marketing lain lagi itungannya tergantung kebijakan developer yang mempekerjakan mereka.

Share Button
Lihat artikel lainnya:
Suatu pengembang perumahan sedang memasarkan proyeknya dengan mengadakan pameran...
Memasarkan suatu produk, apatah lagi produk perumahan memerlukan keahlian tersendiri,...
  Kata teori mindset itu melekat, terstruktur dan permanen di diri kita...
Tenaga marketing perumahan yang bagus adalah mereka yang menguasai produk knowledge...
Workshop internet marketing properti diperlukan untuk mempersiapkan tenaga marketing...
Dalam setiap pemasaran perumahan selalu harus ada kombinasi yang selaras antara...

Article Tags:

Ini Alasan Gampangnya Menjual Properti

Dapatkan Update Terbaru Tentang Properti

Masukkan nama dan email anda di form di bawah ini, kami akan kirimkan update di inbox anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *