Berinvestasi di bidang properti menjadi pilihan investasi yang lebih menguntungkan dan aman jika dibandingkan dengan jenis investasi lain. Lebih menguntungkan karena sifat umum properti yaitu nilainya selalu naik melebihi bunga perbankan. Tak kurang, kenaikan harga properti 10 sampai dengan 20%
Sudah kita ketahui bersama bahwa bisnis properti terutama sebagai pengembang adalah padat modal. Artinya modal untuk memulai bisnis ini amatlah besar. Modal yang utama yang dibutuhkan untuk memulai bisnis ini yang jelas adalah untuk membeli lahan. Semakin besar lahannya semakin
Salah satu strategi promosi yang bisa dirimu praktekkan dalam menjual produk properti adalah dengan cara mengiming-imingi konsumen dengan passive income atau ada uang yang akan didapatkan konsumen nantinya ketika rumahnya sudah jadi. Bagaimana mempraktekkan strategi ini? Caranya mudah, yaitu dengan
Pada umumnya orang menjual miliknya yang sangat berharga adalah karena suatu kebutuhan. Demikian juga jika seseorang ingin menjual tanahnya. Sudah pasti ia membutuhkan uang. Jika ia tidak sedang membutuhkan uang mereka tidak akan menjual tanahnya. Karena tanah termasuk aset yang
Surat edaran BI tentang kredit pemilikan rumah Bagaimanapun bank tidak mungkin melanggar peraturan diterapkan oleh Bank Indonesia (BI) melalui Surat Edaran No. 14/10/DPNP tanggal 15 Maret 2012 tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Bank yang Melakukan Pemberian Kredit Pemilikan Rumah dan
Untuk Anda Yang Ingin Menjadi DEVELOPER PROPERTI! Satu-Satunya Buku Yang PALING LENGKAP Membahas; Bagaimana Menjadi Developer Properti Bagi Anda Yang TIDAK PUNYA MODAL Buku ini membahas SEMUA bisnis properti, baik bagi ANDA yang berminat menjadi broker, flipper, investor, bisnis kaveling
Sistem referral dalam pemasaran properti (khususnya rumah) memiliki impact yang besar untuk memacu penjualan. Karena dengan sistem referral ini kita bisa memperoleh data konsumen yang potensial tanpa bersusah payah. Keefektifan sistem referral ini sudah banyak dimanfaatkan oleh berbagai perusahaan seperti
Dalam beberapa tahun belakangan trend perkembangan bisnis properti mengikuti siklus lima tahunan. Mari kita lihat ke belakang di tahun 1998 ketika terjadi kerusuhan di Indonesia khususnya di Jakarta. Kondisi properti pada tahun 1998 Kerusuhan dipicu oleh beberapa kondisi dan kejadian