Ini Dia Strategi Menjadi Developer Properti Bagi Pemula (Praktekkan)

Seorang pemula bisa saja menjadi developer properti dengan mempelajari bagaimana strategi menjadi pengembang properti itu dengan sungguh-sungguh

Ikuti workshop Developer Properti   jika Anda ingin sukses menjadi developer properti 

Bagi seorang pemula yang ingin menjadi seorang developer properti, mutlak Anda membutuhkan ilmunya.

Ilmu bisa Anda dapatkan dari belajar dari buku-buku tentang bisnis developer properti, bisa juga dengan belajar langsung. 

Salah satu cara belajar langsung adalah dengan cara mengikuti seminar atau workshop untuk menjadi developer properti.

Bisnis developer properti yang sukses mengantarkan pelakunya memiliki uang karena salah satu sifat dari bisnis developer properti adalah padat modal dan uang. 

Bisnis ini bisa menjadi tambang uang yang menjanjikan keuntungan materi bagi pelakunya. Hanya saja, Anda harus rasional melihat peluang di bisnis properti ini.

Anda boleh saja mengimpikan seperti Li Ka Sing, si raja properti sekaligus orang terkaya di Asia, atau memiliki perusahaan yang menggurita seperti Sinar Mas Land, Agung Podomoro Group, Agung Sedayu Group, Lippo Group, serta yang lain.

Tapi Anda harus sadar bahwa semua butuh proses, semua butuh tahapan. Hindari fikiran bahwa Anda bisa menjadi seperti mereka dengan proses abrakadabra.

Bagi Anda yang akan mengawali menjadi seorang developer properti, tips tentang cara menjadi developer perumahan bagi pemula di bawah ini bisa membantu: (more…)

Begini Gurihnya Bisnis Perumahan Bersubsidi

MBR mendapatkan subsidi ketika membeli rumah

Perumahan Bersubsidi atau dikenal juga dengan Rumah Sederhana Tapak (RST) atau Rumahan Sederhana Sehat (RSH) merupakan perumahan yang diperuntukkan bagi masyarakat berpendapatan rendah (MBR). Dimana dalam pembeliannya MBR mendapat bantuan subsidi dari pemerintah.

Bantuan tersebut berupa bunga yang kecil dan fix sampai lunas. Selain itu MBR dalam membeli rumah juga mendapatkan bantuan untuk uang muka pembelian rumah. Program bantuan uang muka tersebut dinamakan SBUM (Subsidi Bantuan Uang Muka).

Karena dalam pembelian rumah tersebut masyarakat mendapatkan bantuan dari pemerintah maka harga perumahan bersubsidi dibatasi oleh pemerintah, tidak hanya itu pembelipun dibatasi dengan melihat penghasilan konsumen.

Harga perumahan subsidi berbeda-berbeda tergantung propinsi atau zona. Contohnya untuk Pulau Jawa saat ini harga perumahan subsidi adalah Rp150.500.000 sama dengan harga perumahan subsidi di Pulau Sumatera.

Ada beberapa skema subsidi yang sudah pernah ditetapkan oleh pemerintah, diantaranya FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan), BP2BT (Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan) dan SSB (Subsidi Selisih Bunga).

FLPP

Dengan skema subsidi FLPP pemerintah memberikan subsidi atas bunga atau margin Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Sehingga bunga atau marginnya hanya 5%. Jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan KPR non subsidi, yang bunganya di atas 10%. 

Dengan skema FLPP ini cicilan masyarakat dalam membeli rumah hanya sekitar 1 juta-an. Ini sangat menarik bagi masyarakat karena cicilan 1 juta tersebut terjangkau oleh masyarakat.

BP2BT

Dengan skema BP2BT ini pemerintah memberikan bantuan di depan sampai dengan Rp40 juta. Dengan adanya bantuan ini maka besarnya kredit menjadi lebih kecil. Lalu masyarakat yang membeli rumah dengan KPR BP2BT ini dikenakan bunga atau margin floating.

Walaupun bunganya atau marginnya normal besarnya cicilan rendah juga, yaitu sekitar 1 juta perbulan karena besarnya plafond kredit lebih kecil karena adanya bantuan uang muka di depan sebesar Rp40 juta tersebut.

SSB

Dengan skema SSB, masyarakat mendapatkan bantuan selisih bunga dari pemerintah. Besarnya bunga atau margin yang wajib dibayarkan oleh MBR hanya 5%, sehingga pemerintah yang menanggung sisanya.

Jika bunga atau margin normalnya adalah 13% maka bunga atau margin yang dibantu pemerintah adalah 8%.

Adanya bantuan PSU dan bebas PPN

Bantuan lainnya yang meringankan pengembang perumahan subsidi adalah adanya subsidi terhadap biaya pembangunan Prasarana Sarana dan Utilitas (PSU) juga pembebasan biaya Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Bantuan PSU diberikan untuk perumahan dengan batasan luasan tertentu atau batasan jumlah unit. Saat ini pengaturan tentang developer yang boleh mengajukan bantuan PSU adalah perumahan dengan jumlah unit minimal 50 unit. 

(more…)

Triumvirat Penyediaan Perumahan Bagi MBR

Triumvirat di ketatanegaraan

Dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, kita mengenal triumvirat kekuasaan yang bersifat sementara dan berhak memimpin negara jika terjadi kekosongan kekuasaan karena presiden dan wakil presiden tidak dapat memimpin jalannya pemerintahan karena suatu hal.

Ia terdiri dari Menteri Dalam Negeri, Menteri Luar Negeri, dan Menteri Pertahanan, yang ketiganya secara bersama-sama akan menjalankan pemerintahan untuk sementara waktu, hingga DPR mengusulkan calon Presiden dan Wakil Presiden baru kepada MPR.

Di bidang properti khususnya dalam penyediaan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) juga ada triumvirat, yaitu pemerintah, perbankan dan pengembang.

Triumvirat ini bahu membahu untuk membantu masyarakat untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak terutama bagi MBR.

Pemerintah sebagai regulator

Sebenarnya peran pemerintah dalam hal penyediaan tempat tinggal yang layak bagi warga negara tidak terbatas hanya sebagai regulator saja. (more…)

Kenapa Pembayaran Tanah Secara Bertahap Sering Disepakati Antara Pemilik Lahan Dan Developer

Amat wajar dalam transaksi jual beli tanah dengan nominal yang besar ada tahapan-tahapan yang disepakati antara penjual dan calon pembeli.

Karena proses transaksi tanah dan bangunan memerlukan langkah-langkah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Langkah tersebut diantaranya adalah proses pengecekan legalitas objek yang diperjualbelikan. Hal ini diatur di dalam Pasal 39 Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah (PP 24 1997).

Di dalam pasal tersebut dijelaskan bahwa dalam membuat akta jual beli seorang PPAT baru bisa membuat akta apabila sertifikat atas tanah tersebut sudah sesuai dengan daftar yang ada di kantor pertanahan. Artinya sertifikat tersebut wajib dicek dulu keabsahannya ke kantor BPN.

Pengecekan sertifikat ini bisa dilakukan sendiri ke kantor BPN bisa juga dengan menguasakan ke kantor Notaris. Saat ini pengecekan sertifikat bisa dilakukan secara online tetapi tetap dengan bantuan Notaris.

Nah, proses ini memberikan gambaran bahwa transaksi benda tidak bergerak seperti tanah dan bangunan tidak dapat diperjualbelikan seketika (cash and carry) seperti jual benda bergerak seperti barang-barang kebutuhan sehari-hari. Ada proses hukum yang harus dilalui terlebih dahulu.

Dalam proses jual beli tanah yang luas yang cocok akan dikembangkan menjadi proyek properti juga seperti itu. Ada tahapan-tahapannya. Tahapan-tahapan tersebut diantaranya adalah pembayaran uang tanda jadi terlebih dahulu sebelum pembayaran-pembayaran selanjutnya sampai lunas.

Jika ingin jujur sebenarnya pemilik lahan tidak menginginkan penjualan tanahnya secara bertahap, karena tentu saja ia ingin menikmati hasil penjualan tanahnya secepatnya. Tetapi karena nominal yang besar tidak ada pembeli yang bersedia membayar tunai sekaligus. Jadi ketika ada orang (developer) yang membeli dengan cara bertahap maka hanya itulah pilihannya.

Keuntungan pembayaran tanah secara bertahap bagi developer

Bagi seorang developer pembayaran tanah secara bertahap ini sangat menguntungkan, karena dengan begitu modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar. Hanya berupa uang muka saja.

Besarnya uang muka juga tergantung kesepakatan saja, bisa sepuluh persen, duapuluh persen atau berapapun yang sekira bisa disepakati.

Tetapi dengan pembayaran bertahap ini seorang developer musti sudah mempersiapkan langkah selanjutnya. Misalnya setelah pembayaran uang tanda jadi apa yang harus dilakukan selanjutnya. Ini harus dipastikan supaya pembayaran tanah selanjutnya tidak terkendala.

Nah, sebagai developer dirimu harus memastikan bahwa setelah pembayaran uang tanda jadi, dirimu harus bisa membuat perencanaan proyek. Sekurangnya secara kasar dulu saja. Yang penting sudah ada perencanaan siteplan sehingga dirimu sudah mendapatkan gambaran tentang volume masing-masing komponen proyek.

Karena di dalam siteplan itu sudah tercantum jumlah unit yang akan dibangun, volume jalan dan saluran, dan volume pekerjaan-pekerjaan lainnya. Sekurangnya ini bisa didapatkan karena inilah komponen yang paling penting diketahui supaya RAB dapat dihitung.

Ketika RAB didapat, maka omzet dan keuntungan proyek juga bisa diketahui. Dengan demikian dirimu sudah mendapatkan gambaran kelayakan proyek.

Hal lainnya yang penting didapatkan adalah berapa modal awal yang dibutuhkan untuk memulai proyek. Dengan diketahui modal awal maka dirimu bisa merencanakan bagaimana memenuhi kebutuhan modal awal tersebut.

Bisa ajak investor untuk membiayai proyekmu

Untuk memenuhi modal awal proyek bisa dari modal sendiri, jika ada, bisa juga dengan mengajak investor untuk membiayai proyek. Investor bersedia menjadi membiayai setelah mendapatkan gambaran yang jelas tentang proyek.

Terutama berapa uangnya yang dibutuhkan, berapa bagi hasil dan berapa lama jangka waktu proyek. Karena seorang investor amat concern terhadap informasi-informasi ini. Karena informasi inilah yang menjadi dasar ia bertindak, apakah bersedia membiayai atau tidak. Satu lagi yang penting ketika mencari investor adalah seberapa percaya si investor kepadamu.

 

Berapa Lama Proses Girik Menjadi Sertifikat

Tanah girik merupakan tanah yang belum didaftarkan ke negara. Dulunya girik ini adalah bukti pembayaran pajak

Girik adalah tanah hak milik adat

Girik adalah jenis tanah milik adat yang belum didaftarkan ke negara. Dulunya girik adalah bukti pembayaran pajak daerah dalam bentuk Ipeda.

Saat ini bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan dalam bentuk PBB (Pajak Bumi dan Bangunan).

Setiap tanah girik yang belum didaftarkan ke negara dapat diajukan permohonan hak. Atau memohonkan sertifikat. Dimana setiap tanah girik jika dimohonkan menjadi sertifikat hak milik (SHM).

Berapa lama proses girik menjadi sertifikat

Dalam memohonkan tanah girik, ada beberapa tahapan yang harus dilalui. Pertama proses pemenuhan persyaratan di kantor desa atau kelurahan.

Selanjutnya proses permohonan sertifikat di kantor pertanahan (BPN).

Proses di kantor kepala desa atau kelurahan

Proses pemenuhan kelengkapan berkas di kantor desa atau kelurahan adalah membuat surat keterangan tidak sengketa, surat keterangan riwayat tanah dan surat penguasaan fisik secara sporadik.

Selanjutnya perlu juga dibuat legalisir Letter C jika asli girik tidak bisa dilampirkan.

Syarat selanjutnya adalah membuat surat keterangan waris jika nama yang tertera di girik sudah meninggal.

Lamanya waktu yang dibutuhkan untuk tahapan ini harusnya tidak lebih dari 5 hari kerja karena kepala desa atau lurah sudah memiliki data tentang tiap bidang tanah di wilayahnya.

Proses di kantor BPN

Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan dalam permohonan sertifikat di kantor BPN. Tahap pertama adalah mengukur lokasi. Pengukuran dilakukan oleh petugas pengukuran dari kantor BPN.

Lamanya proses pengukuran sampai keluar peta bidang tanah (PBT) tidak lebih dari 1 bulan.

Proses selanjutnya adalah membuat surat keputusan (SK) atas hak tanah. Penetapan SK ini melalui sebuah panitia yang dibentuk oleh kepala kantor. Namanya Panitia A.

Lamanya proses Panitia A sampai selesai SK Hak atas Tanah yang dijukan adalah 28 hari kerja. Tetapi biasanya dalam prakteknya lebih lama. Bisa sampai dengan 4 sampai dengan 6 bulan baru keluar SK.

Setelah SK selesai, langkah selanjutnya adalah mencetak sertifikat. Langkah ini tidak terlalu lama, paling lama 1 bulan harusnya sudah selesai.

Dapat disimpulkan bahwa lamanya waktu yang dibutuhkan dalam mengajukan sertifikat dari tanah girik adalah:

-pengukuran kurang lebih 1 bulan

-permohonan Sk kurang lebih 4 bulan

-mencetak sertifikat kurang lebih 1 bulan

Jadi melihat langkah-langkah yang harus dilakukan ketika memohonkan sertifikat, lamanya waktu yang dibutuhkan sekurangnya 6 bulan.

Itulah waktu yang dibutuhkan untuk memohonkan girik menjadi sertifikat (SHM) di kantor BPN. Semoga membantu.

 

Poin Krusial yang Musti Disepakati Ketika Negosiasi Pembayaran Lahan

Ada satu poin krusial yang musti yang musti dipastikan ketika negosiasi pembayaran lahan. Negosiasi pembayaran lahan yang dimasksud di sini adalah pembayaran harga tanah secara bertahap kepada pemilik lahan.

Jadi bukan negosiasi untuk pembayaran tanah secara tunai. Jika untuk pembayaran tunai tidak perlu banyak negosiasi, langsung sampaikan harga yang dirimu inginkan kepada pemilik lahan. Sambil menyampaikan pesan; take it or leave it.

Maksudnya saya mau bayar tunai, harganya segini jika mau ambil kalau ngga ya ngga apa-apa karena saya bisa mencari tanah lainnya untuk saya bayar secara tunai.

Kembali kita ke pembayaran tanah secara bertahap, hal perlu diperhatikan adalah kapan waktunya dirimu sebagai developer bisa mulai mengerjakan lahan dan menjual proyek.

Hal ini amat penting disepakati karena hal inilah yang bisa menjadi keuntungan bagi developer, yaitu untung dari sisi waktu pelaksanaan proyek.

Kapan mulai mengerjakan lahan

Hal yang penting disepakati dengan pemilik lahan ketika mereka setuju tanahnya dibayar secara bertahap adalah kapan dirimu sebagai developer bisa mengerjakan lahan. Mengerjakan lahan ini maksudnya adalah mulai membangun proyek dalam arti yang seluas-luasnya.

Termasuk kegiatan ini adalah membersihkan lahan, melakukan cut and fill atau pengurukan. pekerjaan awal-awal ini termasuk pekerjaan persiapan. Mana kegiatan yang musti dilakukan apakah pembersihan lahan saja, cut and fill atau pengurukan tergantung dari kondisi lahan.

Jika lahan sudah cukup datar dan elevasi juga sudah di atas rekomendasi peil banjir di lokasi tersebut maka pekerjaan persiapan lahan cukup pembersihan saja.

Pembersihan lahan dalam hal ini mungkin hanya membersihkan rumput dan semak-semak saja. Mungkin juga ada puing-puing bangunan lama yang ada di lokasi.

Tetapi jika lokasi masih memiliki kontur yang ekstrim, naik turun, maka perlu dilakukan cut and fill. Maksudnya memotong bagian lahan yang tinggi untuk ditarok di lahan yang rendah. Tetapi dengan catatan elevasinya tidak terancam banjir yang pernah ada.

Jika lahan kerendahan dibanding dengan lokasi sekitar atau memang dikenal sebagai lokasi tempat air menggenang ketika hujan, maka wajib hukumnya lahan tersebut diuruk. Agar nanti proyek terhindar dari banjir.

Ketika negosiasi dengan pemilik lahan tentang pembayaran tanah hal ini harus disepakati di awal. Artinya developer musti sudah bisa mengerjakan persiapan lahan ini ketika pembayaran tanah sudah mulai dibayarkan. Termasuk ketika pembayaran masih berupa uang muka saja. Belum lunas.

Ini penting disepakati, jangan sampai pemilik lahan minta pengerjaan lahan ketika pembayaran tanah harus lunas dahulu baru boleh mengerjakan persiapan lahan proyek.

Jika ini terjadi maka sama saja si developer membayar tunai tanahnya. Karena keuntungan pembayaran tanah secara bertahap ini adalah developer sudah bisa mengerjakan proyek ketika tanah baru dibayar sebagian atau baru uang muka saja.

Kapan mula menjual

Sama dengan mulai mengerjakan proyek, kesepakatan kapan mulai menjual harus juga bisa dilakukan di awal-awal proyek. Setelah kesepakatan tercapai atau setelah pembayaran tanah sebagian atau uang muka developer harus sudah boleh menjual.

Menjual di sini tidak selalu berarti menjual unit rumah yang akan dibangun kepada calon konsumen. Menjual di sini maksudnya adalah kegiatan marketing dalam arti yang luas.

Misalnya sudah bisa memasang tools marketing di sekitar lokasi atau di lokasi strategis sesuai dengan program pemasaran. Termasuk sudah bisa memasarkan proyek secara online di platform digital.

Inilah salah satu keuntungan pembayaran tanah secara bertahap yaitu penjualan sudah bisa dimulai ketika tanah belum dibayar lunas kepada pemilik lahan. Dengan kegiatan ini, diharapkan nantinya pembayaran tanah selanjutnya bisa dari penjualan. Dengan demikian modal awal proyek bisa lebih kecil. Ketika modal awal proyek kecil, maka developer lebih mudah mencari pendanaan dari pihak lain. Tetapi jika cukup dari modal sendiri tentu lebih bagus.

 

Amat Penting; Memiliki Tim Lawyer, TNI, POLRI dan Preman Kampung

tentara keamanan proyek

Setiap proyek membutuhkan tim yang komplit

Akan lebih baik jika ketika mengembangkan sebuah proyek properti kita memiliki tim yang komplit, mulai dari tim manajemen, teknis dan tim “pengaman” mulai dari lawyer, TNI, Polri, sampai preman kampung. Nah, dalam artikel ini akan kita bahas tentang tim pengaman saja. 

Tentang tim manajemen dan teknis sudah di bahas di artikel lain di blog ini.

Keberadaan mereka suatu saat kita butuhkan.

Tentu timbul pertanyaan, sejauh mana kita membutuhkan mereka?  

Nah, untuk menjawab pertanyaan itu kita musti mundur dulu melihat dan memahami apa sih bisnis developer properti itu?

Bisnis properti adalah bisnis legalitas

Ya, bisnis properti adalah bisnis legalitas, artinya segala hal tentang properti berhubungan dengan legalitas. Ketika membeli tanah untuk dijadikan proyek kita sudah berhubungan dengan legalitas.

Legalitas tanah, legalitas jual beli atas tanah, legalitas tentang kewajiban pajak dan legalitas lainnya.

Selanjutnya ketika mengurus perijinan kita juga berhubungan dengan legalitas. Karena perijinan diatur dengan peraturan-peraturan, dan itu berimplikasi hukum.

Mulai dari Undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan presiden, peraturan menteri, peraturan gubernur, peraturan daerah, peraturan bupati, peraturan walikota dan peraturan lainnya.

Jika aman-aman saja kita memang tidak membutukan jasa seorang pengacara. Cukup kita membentuk tim legal untuk mengurus segala hal tentang legal tersebut. (more…)

Suhu Politik Memanas

Hura-hura politik semakin panas. Ada koalisi besar, KKIR dan KIB melebur. Isinya campur. Ada partai besar, partai sedang, ada juga partai kecil. Ada lima partai sekurangnya. Bosnya sepertinya PAK BOS. Bareng Airlangga. Ngga tahu siapa yang bakal ngalah.

Gerindra sudah bulat Prabowo capres. Itu hasil Rapimnas 2022. Golkar juga, Rapimnasnya Airlangga capres. Sepertinya koalisi besar sepakat Prabowo bakal dicapreskan. Karena lihat hasil survey ya PAK BOS yang paling bagus. Memang harus gitu. Berpolitik tujuannya ya berkuasa. Yang potensi menang itu yang didukung. Batuah ka nan manang. Golkar bakal ngalah. Jadi Airlangga cawapres saja.

Apalagi partai kecil, pasti manut. Satu sayangnya, Perindo ngga diajak. Perindo memang kecil sekali tapi ia pegang media. Perannya besar membentuk opini. Ke depan musti mikir ke sana partai-partai itu.

Bukan partai parlemen ngga masalah. Running textnya akan dibaca penonton sinetron yang banyak itu.

Jokowi mendukung. Ini sudah lama anginnya keliatan. Mulai dari kopdar sawah sampai sering ajak-ajak Prabowo kemana-mana. Katanya auranya sudah pindah. PAK BOS tentu senang, pemilih Jokowi bakal ngasi suara.

Pemilih Jokowi takut pembangunan infrastruktur terhenti jika oposisi menang. Apalagi sudah kentara betul, pangeran Cikeas sering kritik pembangunan infrastruktur bukan untuk rakyat. Aneh kritiknya. Membabibuta. Ia ngga paham. Kritiknya merugikan kualisi. Semua pembangunan untuk rakyat.

Dampaknya ada yg langsung bisa juga tidak langsung. Jalan tol dibangun, lalu lintas barang dan orang lancar, ekonomi berkembang. Harga-harga jadi bersaing. Semua akan terdampak.

Pembangunan jalan tol merugi secara bisnis. Kereta cepat pun begitu, MRT begitu, LRT juga begitu. Ya, memang begitu. Proyek yang public service selalu begitu. Tidak untung. Sekurangnya dalam waktu cepat.

Tetapi infrastruktur membaik, kita punya jalan tol yg bagus, kereta cepat, ada MRT, ada LRT juga. Orang luar lihat kita sudah maju. Investasi luar akan semangat masuk. Itu efeknya. Memang rakyat ngga makan aspal. Itu betul.

PDIP sepertinya ditinggal. Ngga apa-apa PDIP bisa fight sendiri. Tapi ngga bener-bener mau ditinggal sendiri. Masih itung-itungan juga. Konon PDIP bersedia ikut koalisi besar. Tp minta jatah capres. Logis sih, kan pemenang pemilu lalu. Tinggal ngitung peluangnya yang bener. Jangan sampai blunder. Capreskan princess sudah pasti blunder. Koalisi besar pasti mikir-mikir.

Capreskan Ganjar beresiko juga. Masih ada efek worldcup U20. Blunder. Think tank Ganjar belum efektif. Lemah. Ganjar itu sudah benar. Tinggal timing berpendapat saja yg musti dimanage.

Semua sepakat U20 itu sensitif. Kesayangan. Tetapi Israel datang itu bahaya sekali. Apalagi mereka sekarang-sekarang serang Al Aqsa. Lonewolf mungkin masih ada. Bahkan well managed mass. Mungkin sedang tidur tapi tidak mati.

Apalagi berhubungan dengan Yahudi. Potensi chaos besar sekali. Kalo chaos, salawi. Terlepas pengaruh U20, dari mana rumusnya Ganjar jadi capres? Kecil sekali ketemu peluangnya. Bu bos ngga setuju. Sekurangnya belum. Elit PDIP juga banyak yang ngga sreg sama Ganjar. Tapi lihat nanti bulan Juni. Bisa juga maju April ini. Takut telat momentum.

Dulu Ganjar diharapkan sebagai penerus Jokowi, sang jelata yang merakyat. Tapi sekarang sudah berubah. Prabowo mampu menjadi jelata juga. Karena dekat betul dengan Jokowi. Terbawa-bawa menjadi jelata. Walaupun tidak jelata betulan. Prabowo selalu sanjung Jokowi. Akan lanjutkan program Jokowi. Smart. Secara PAK BOS sudah ditinggal PKS efek jadi menteri.

Anis lebih pintar. Diam dulu saja. Lihat angin mengarah kemana. Beliau paham betul cara bicara, bersikap dan bertindak. Ngga mau grasa-grusu. Apalagi tentang Israel. Isu sensitif. Bisa jadi isu agama, humanity, konstitusi. Bila salah bisa dirujak sama nitijen yang maha benar, seperti Ganjar. Walaupun ngga salah.

Jadi arahnya kemana? Sepertinya Prabowo adu kambing sama Anis. Wapresnya Airlangga. Untuk Prabowo atau Anis. Masih akan dinamis. Cair. Bisa mengalir kemana-mana. Tapi masih akan ada kambing lainnya. Entah jantan entah betina. He.