Memahami lahan yang bagus untuk dikembangkan menjadi proyek properti adalah amat penting untuk dipahami seorang developer atau orang yang berkeinginan menjadi developer. Ketika akan mengakuisisi lahan pahami dulu ciri-ciri lahan yang bagus.
Ini untuk menghindari Anda membangun proyek di lokasi yang tidak feasible sehingga nanti akan kesulitan dalam menjual. Tidak feasible bisa dari sisi lokasi, bentuk lahan, kondisi kontur lahan, atau legalitas yang sedang bermasalah. Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan ketika ketika Anda mengembangkan suatu lahan menjadi proyek properti.
Selain kondisi yang tersebut di atas, ada beberapa hal lainnya yang musti diperhatikan diantaranya kondisi fisik tanahnya, elevasi tanah dibandingkan dengan kondisi sekitar, tersedianya saluran pembuangan, ada akses jalan ke lokasi yang memadai, adanya developer lain yang juga mengembangkan proyek di sekitar lokasi dan berada di sunrise area, dan lain-lain.
Fisik Tanah Berupa Tanah Kering
Kondisi fisik tanah harus menjadi pertimbangan, karena ini akan mempengaruhi besarnya cost dan waktu untuk mengerjakan persiapan lahan. Misalnya tanahnya masih berupa sawah basah, maka diperlukan cost dan waktu untuk membuat fisik lahan menjadi kering untuk siap dibangun. Kondisi lahan lainnya yang biasa ditemui adalah ladang basah, lahan gambut, empang, rawa-rawa dan lain-lain.
Posisi Tanahnya lebih Tinggi dari Jalan di Depannya
Selanjutnya lahan yang layak untuk diakuisisi untuk dikembangkan menjadi proyek properti adalah posisi lahan yang lebih tinggi dari jalan di depannya, sekurangnya sama tinggi. (more…)







