Berapa Sebaiknya Lebar Jalan Akses Sebuah Perumahan?

lebar jalan akses

Jalan akses menuju sebuah perumahan sangat penting untuk membuat perumahan tersebut nyaman untuk ditinggali.

Karena jika jalan aksesnya tidak bagus, sempit, sehingga menyulitkan lalu lintas penghuni, maka masyarakat enggan untuk membeli.

Tetapi jalan aksesnya lega, lebar, mulus, tidak ada gangguan samping-sampingnya maka masyarakat yang akan membeli nantinya merasa senang.

Tergantung luasnya sebuah perumahan

Jika perumahan tersebut sangat luas, skala kota, atau lebih dikenal dengan township maka jalan aksesnya haruslah sangat lebar. (more…)

Hati-hati Jika Menerima Permintaan Rumah Ready Stock

Beberapa hari belakangan saya sering menerima konsultasi dari alumni workshop developer properti yang saya adakan. Isinya kira-kira begini;

“Pak saya ada permintaan rumah 500 unit ready stock di area Jawa Barat, lokasinya terserah. Nanti jika sukses akan ada lagi permintaan ribuan unit di seluruh Indonesia”.

Sekilas ini sangat menggiurkan, bayangkan jika kita sedang mengembangkan sebuah proyek properti yang pembelinya sudah ada.

Jika pembeli proyek sudah ada maka proyek pasti akan sukses. Karena ujung tombak kesuksesan sebuah proyek properti ya pembeli.

Tapi tak lama kemudian ada lagi yang WA saya tentang permintaan rumah ready stock, kira-kira redaksionalnya sama. Setelah itu ada lagi.

Wah, saya hanya senyum sendiri, kenapa? Karena saya yakin pangkal bala-nya adalah orang yang sama. Satu orang. Lalu menyebar. Hal-hal seperti ini memang sering datang ke orang baru di dunia properti. (more…)

Masyarakat Yang Memiliki Penghasilan Rp6 Juta-an Bisa Dapat Subsidi KPR Sampai Dengan Rp40 Juta

Masyarakat berpenghasilan Rendah (MBR) yang memiliki penghasilan maksimal Rp6,5 juta perbulan, bisa mendapatkan bantuan untuk membeli rumah baru dari pemerintah, dengan skema BP2BT atau Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan.

Besarnya bantuan tersebut sampai dengan Rp40 juta, dengan syarat bahwa para MBR tersebut belum memiliki rumah, dan belum pernah mendapatkan subsidi atau bantuan untuk membeli rumah dari pemerintah.

Syarat lainnya adalah MBR tersebut wajib memiliki tabungan selama minimal 3 bulan dengan saldo Rp2 juta sampai dengan 5 juta rupiah saat pengajuan.

BP2BT bisa untuk non fix income

MBR yang mendapatkan bantuan ini tidak hanya bagi mereka yang memiliki fix income atau berpenghasilan tetap seperti karyawan sebuah perusahaan, aparatur sipil nagara atau ASN, TNI/Polri, dan lainnya. (more…)