Anda bebas menentukan harga jual produk anda, itulah sifat baik dari bisnis properti. Berbeda halnya jika anda menjual emas, saham dan lain-lain yang harganya sudah ditentukan oleh mekanisme pasar.
Dengan adanya kebebasan menentukan harga maka anda sebagai developer properti bebas berinprovisasi dalam menjual, apakah menerapkan potongan harga, strategi harga progresif atau memberikan nilai tambah kepada produk anda.
Dimana penerapan harga tersebut berdasarkan fase pelaksanaan proyek.
Pada umumnya developer menetapkan harga diskon besar pada saat proyek launching, kemudian menetapkan harga normal pada saat proyek pada masa pertumbuhan, harga dengan profit tinggi pada saat proyek mencapai target penjualan dan harga khusus untuk unit dengan kondisi tertentu.
Menerapkan harga normal pada saat proyek di masa pertumbuhan
Jika pada masa launching anda menerapkan potongan harga, maka pada masa pertumbuhan anda harus menerapkan harga normal supaya target penerimaan laba proyek tercapai.
Dimana harga normal ini sudah ditetapkan sejak perencanaan. Pada umumnya harga normal ini adalah harga yang memberikan laba 30%.
Tahap pertumbuhan adalah tahapan dimana pekerjaan persiapan lahan sudah selesai. Artinya lokasi sudah kelihatan rapi dan pengerjaan beberapa unit sudah dilakukan.
Jika tanah memerlukan pekerjaan cut and fill atau pengurugan, maka pada tahapan ini pekerjaan tersebut sudah selesai. (more…)