Sikap objektif dari seorang broker properti dibutuhkan supaya penjual dan pembeli merasa nyaman dan terlindungi haknya.
Bagi penjual, sikap objektif broker menyebabkan dia menerima haknya sebagai pemilik properti sebagaimana mestinya, terutama tentang harga.
Seorang broker properti harus menyampaikan kepantasan harga sebenarnya properti tersebut kepada pemilik.
Sementara bagi pembeli, sikap objektif seorang broker properti amat dibutuhkan untuk membantu pembeli memperoleh properti sesuai dengan keinginannya dan terhindar dari hal-hal yang merugikan di kemudian hari.
Oleh karena itu seorang broker properti harus menyampaikan kondisi properti apa adanya. Jika memang properti tersebut ada kekurangan maka seorang broker harus menyampaikannya kepada pembeli. (more…)