13 Jurus Memasarkan Properti Secara Offline dan Online

Memasarkan properti bisa dilakukan secara offline dan juga bisa secara online. Pemasaran offline tidak jauh-jauh dari beriklan di media cetak, membuat marketing tools fisik baik berupa brosur, pamflet, leaflet, baliho, spanduk dan lain.

Intinya adalah mengkomunikasikan produk produk kita kepada khalayak dengan media atau secara langsung.

Halnya pemasaran dengan media daring, produk dipasarkan melalui internet, baik dipasarkan dengan melisting di portal jual beli properti atau property marketplace sites, selain itu bisa juga dengan membuat website khusus. Membuat website khususpun masih ada pilihan yaitu dengan membuat di situs gratisan atau yang berbayar.

Selanjutnya jika tersedia bujet yang cukup Anda juga bisa memasarkan dengan cara beriklan secara online, seperti di di GoogleAds, Meta (Facebook dan Instagram), TikTok atau media lainnya.

Intinya banyak sekali sumberdaya yang bisa kita manfaatkan untuk memasarkan properti. Mari kita lihat satu-persatu….

Canvassing dan Sebar Brosur

Jurus pemasaran perumahan dengan membuat brosur seperti menjadi membaca kitab suci bagi umat beragama, hukumnya wajib.

Penyebaran brosur ini bisa dilakukan dengan cara canvassing di area yang ditargetkan.

Brosur merupakan media yang sangat praktis untuk mengkomunikasikan tentang produk kita kepada konsumen.

Memang ada developer yang out of the box yang tidak menggunakan brosur dalam pemasaran produknya, tapi yang berani seperti ini tidak seberapa. (more…)

Inilah Beberapa Penyebab Proyek Properti Tidak Laku Terjual

Sering saya menjumpai developer properti yang mengeluhkan penjualannya tidak sesuai dengan harapan. Semua yang ditargetkan tidak tercapai. Akibatnya kelangsungan proyek terancam.

Akibat yang paling jelek yaitu proyek mangkrak dan minta ditakeover.

Setelah melihat kembali marketing tools dan strategi marketing yang diterapkan menurut saya ada beberapa hal yang menjadi penyebab dan harus diperbaiki.

Desain dan visualnya tidak menarik

Kemungkinan pertama adalah desainnya yang tidak menarik bagi konsumen. Jangankan konsumen, kita yang melihatpun tidak berselera membelinya.

Tidak ada decak kagum pada pandangan pertama ketika melihat desain proyek yang ada di brosur. Padahal, desain yang bagus itu selalu ada pujian oleh siapapun melihat pertama kali. (more…)

Dahsyatnya Umbul-umbul Sebagai Alat Marketing Proyek!

umbul-umbul proyek perumahan

Wajib memasang media promo proyek

Pemasangan media promosi untuk memasarkan proyek wajib dilakukan. Media promo harus dipasang di luar proyek dan di dalam proyek. Untuk media promosi di luar lokasi proyek bisa berupa rountag, baliho, billboard, sign board, spanduk dan lain-lain.

Pemasangan outdoor media promo harus dilakukan di lokasi-lokasi strategis yang tidak boleh tidak kelihatan oleh orang yang berlalu lalang, karena tujuan utama pemasangan media promosi ini adalah untuk memberitahu kepada khalayak bahwa ada perumahan yang sedang dipasarkan.

Prinsip marketing harus terus dipakai yaitu bagaimana memberitahukan produk kita kepada sebanyak mungkin calon konsumen. (more…)

Begini Cara Mensertifikatkan Tanah untuk Dibangun Proyek Properti

Ketepatan jika perusahaan Anda akan membeli sebidang tanah untuk dibangun proyek namun tanah tersebut belum bersertifikat, maka langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengurus sertifikatnya terlebih dahulu.

Tanah yang belum bersertifikat tersebut bisa berupa tanah bekas milik adat atau yang lebih dikenal dengan nama girik, yasan, pipil, petok D, masih berupa akta jual beli, tanah kas desa, surat keterangan tanah, tanah garapan, eigendom verponding atau jenis kepemilikan lainnya.

Pentingnya sertifikat atas tanah ini karena sertifikatlah sebagai bukti kepemilikan yang sah.

Begitulah undang-undang mengatur tentang kepemilikan sebidang tanah, hal ini bisa dilihat di UUPA (Undang-Undang Pokok Agraria) atau UU No. 5 Tahun 1960. (more…)

Ternyata Tanahnya Tempat Jin Buang Anak

Hiiii ngeri kali ya.. hahahaha.. kali ini saya nulis yang santai aja tentang pengalaman yang saya alami ketika ditawarin suatu lahan. Dibilang lucu ya lucu, dibilang bikin kesal, ya banget. Dari harapan yang membuncah awalnya sampai senyum kecut setelah melihat lokasinya.

Saya ditawarin tanah oleh seorang broker yang berpangkat sebagai broker tradisional. Saya begitu tertarik ketika menerima penawaran lahan tersebut. Premisenya sangat apik, dijual tanah seluas 2,4 Hektar, lokasi di Bekasi Utara berarti masih termasuk kota, bukan kabupaten. 

Pinggir jalan besar, strategis, siap bangun, harga sangat murah untuk ukuran lokasi yang disebutkan. Setelah nanya-nanya ke brokernya dia bilang bahwa pemilik tanah bersedia tanahnya untuk dikelola menjadi perumahan dengan sistem kerjasama lahan.

Jadi pembayaran tanahnya bisa diundur dan termin sampai sekian bulan. Betul-betul lokasi idaman developer tanpa modal. Hehehehe…

(more…)

Anda yang Ingin Sukses Negosiasi dengan Pemilik Tanah Wajib Membaca Ini

Kemampuan negosiasi amat penting Anda miliki terutama bagi Anda yang tidak memiliki uang untuk membeli tanah secara kontan.

Inti dari negosiasi atau hasil akhir yang diharapkan adalah bersedianya pemilik lahan menjual tanahnya kepada Anda tanpa pembayaran secara tunai tanahnya.

Jadi ketika kesepakatan jual beli tercapai, Anda hanya diwajibkan membayar uang muka saja atau sekedar uang tanda jadi kepada pemilik tanah.

Berikut beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika akan memulai negosiasi dengan pemilik lahan:

Pintar ‘Menjual Diri’ Kepada Lawan Negosiasi

Menjual diri yang saya maksudkan disini adalah dalam artian positif, yaitu bagaimana memberikan kesan bahwa Anda adalah orang yang memiliki kapabilitas sebagai developer properti sehingga pemilik lahan percaya bahwa Anda sanggup untuk menjalankan proyek.

Jadi bukan dalam artian menjual diri yang sebenarnya ya. Hehehe. (more…)

Cara Mudah Menilai Kelayakan Lahan Untuk Dikembangkan Jadi Proyek

Ada banyak hal yang harus diperhatikan ketika akan memilih sebidang tanah untuk dijadikan proyek properti. Diantaranya adalah; harga, jalan akses, saluran pembuangan, jaringan listrik, dan ketersediaan market.

Menilai kelayakan dari harga tanah

Harga tanah sangat sensitif jika Anda akan mengembangkan perumahan untuk kalangan menengah ke bawah. Bagi mereka, beda harga 10 juta mungkin saja membuat mereka pindah ke kompetitor Anda. Pada umumnya mereka membeli rumah untuk ditempati atau rumah pertama.  

Inilah mengapa harga akuisisi lahan sangat berpengaruh, karena beda harga akuisisi lahan maka harga jual produk nantinya juga berbeda.

Tetapi jika Anda mengembangkan perumahan untuk masyarakat menengah ke atas, terdapat fleksibelitas tentang harga. Perbedaan harga antara pilihan produk tidak terlalu berpengaruh terhadap mereka.

Mereka lebih mementingkan kualitas dibandingkan dengan perbedaan harga yang tidak terlalu besar. Satu hal lagi, mereka memperhatikan juga prestise. Mereka bangga tinggal di suatu kawasan tertentu yang diakui sebagai kawasan elite. (more…)

Sebelum Menjadi Developer Properti, Ini yang Harus Anda Pahami

Banyak yang harus Anda pahami terlebih dahulu sebelum memutuskan menjadi developer properti. Tujuannya adalah supaya Anda siap mental menghadapinya karena mungkin saja kondisi sebenarnya tidak seperti yang Anda harapkan.

Anda sudah mencoba menjadi developer properti namun sampai saat ini belum juga memiliki proyek karena berbagai alasan.

Dalam artikel ini saya coba membuka sedikit pandangan Anda tentang developer properti.

Menjadi Developer Properti Itu Mudah

“Saya ingin sekali menjadi developer properti Pak, tapi saya tidak tahu caranya”, demikian pesan yang sering saya terima melalui form komentar di blog saya asriman.com.

Untuk mejawab pertanyaan seperti ini saya hanya sarankan terus baca blog saya karena strategi menjadi developer properti sudah saya kupas tuntas di sini.

Ada seorang pembaca mengirim pesan WahtsApp ke saya “Pak Tanjung, saya ditawari sebidang tanah dengan luas 300 meter persegi. Ukurannya 20 x 15 meter. Bagaimana bagusnya pak?” Kemudian dia mengirimkan foto detil lokasinya. (more…)

×

Hallo...!

Workshop Cara Benar Memulai Bisnis Developer Properti Bagi Pemula akan diadakan tanggal 22-23 Februari 2025 di Jakarta

× Info Workshop Developer Properti