Seorang Broker Properti harus Menguasai Product Knowledge

product knowledge proyek properti
Seorang tenaga marketing wajib menguasai product knowledge dari produk yang sedang dijualkan sehingga mampu menjawab setiap pertanyaan dari calon buyer. Dengan kondisi itu si calon buyer menjadi yakin dan kemungkinan besar akan membeli.

Product knowledge yang wajib dikuasai

Wajib hukumnya seorang broker properti menguasai product knowledge atau pengetahuan tentang produk yang dijual sehingga klien Anda betul-betul mendapatkan gambaran yang lengkap tentang properti yang akan dibelinya.

Di bidang properti ada dua macam product knowledge yang musti Anda kuasai yaitu product knowledge fisik dan legalitas.

Product knowledge fisik berhubungan dengan kondisi fisik properti, sedangkan product knowledge legalitas berhubungan dengan sertifikasi tanah dan perijinannya.

Ini contoh product knowledge fisik yang wajib anda ketahui

(more…)

Apa Saja Tugas Bagian Legal di Sebuah Proyek Properti?

tugas bagian legal proyek

Pada pelaksanaan sebuah proyek properti, tugas divisi legal adalah mengurus dan mempersiapkan seluruh urusan legalitas proyek, seperti legalitas perusahaan, legalitas tanah, hingga legalitas ketika terjadi penjualan.

Pentingnya bagian legal ini karena sebuah proyek properti tidak akan bisa dilaksanakan dan dijual jika urusan legalitas belum clear.

Oleh karena itu, sewajarnya developer memiliki tim legal yang handal supaya proyek dapat dilaksanakan sesuai target dan perencanaan.

Tugas dan tanggungjawab divisi legal dalam hal mengurus legalitas proyek

Dalam mengurus legalitas proyek bagian legal memiliki tugas untuk mengurus legalitas tentang tanah dan legalitas proyek berupa perizinan.

Legalitas tanah

Legalitas tanah berhubungan dengan alas hak tanah yang akan dijadikan proyek. Jika developer pelaksana proyek berupa perseroan atau PT, maka legalitas tanah dalam bentuk SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan).

Sedangkan jika developer pengelola proyek berupa orang pribadi saja maka legalitas tanah bisa berupa SHM (Sertifikat Hak Milik). (more…)

Apa Sajakah Tugas Seorang Arsitek dalam Pembangunan Proyek Perumahan?

tugas arsitek

Sebagai perusahaan pengembang (developer), maka orang yang bertanggungjawab di bidang perencanaan haruslah seorang arsitek yang memiliki pengetahuan dan skill merancang proyek, seperti membuat konsep rancangan dan prarancangan (schematic design).

Konsep rancangan dibuat dengan memperhatikan dan mengakomodasi kepentingan pasar dan selera konsumen. Karena konsumenlah yang menentukan suatu rancangan bagus atau tidak.

Bagaimana caranya menentukan sebuah rancangan bagus atau tidak? Caranya mudah sekali, jika rancangan bagus maka produknya akan laku dan diterima pasar. Begitu sebaliknya, jika rancangannya jelek maka konsumen tentu tidak berminat untuk membeli. Tentu saja dengan memperhatikan faktor lainnya.

Jika konsep rancangan sudah ok, maka tugas arsitek selanjutnya adalah membuat prarancangan proyek. Prarancangan ini harus memperhatikan efektifitas baik dari segi teknis pelaksanaan, biaya dan waktu maupun dari sisi desain, terutama desain tapak atau siteplan.

Arsitek yang jago mampu mendesain siteplan yang efektif sehingga tanah non komersil bisa diminimalisir, dengan demikian lahan komersil menjadi lebih besar. Lahan komersil yang lebih luas membuat harga jual produk lebih murah sehingga proyek bisa bersaing. Tapi harus diperhatikan bahwa desain siteplan harus selaras dengan peraturan daerah setempat.

Setelah schematic design desainnya disepakati, tugas selanjutnya adalah mendisain bagian yang lebih detil seperti membuat perencanaan pola ruang, gambar fasad bangunan termasuk gambar-gambar 3 dimensi (3D), gambar kerja termasuk denah, gambar potongan, gambar detil bangunan dan gambar situasi.

Tata ruang yang dihasilkan harus nyaman, fungsional dan ergonomic.

Sementara fasad bangunan harus mampu memberikan nilai tambah estetis kepada proyek secara umum yang semuanya diejawantahkan dalam disain 3D dengan rendering kualitas prima pada marketing tools. Kenapa perlu membuat gambar 3D yang berkualitas? Karena gambar tersebutlah sebagai sarana kita untuk memikat hati calon konsumen.

Bayangkan jika anda ditawari sebuah rumah tetapi gambar brosurnya serba buram dengan pewarnaan yang tidak menarik, tentu kondisi ini akan mempengaruhi ketertarikan anda untuk membeli.

Lain halnya ketika anda disodori sebuah rumah dengan kualitas disain brosur yang jempolan maka otomatis anda akan merasa tertarik untuk mengetahui lebih jauh, sekurangnya itulah yang terjadi karena pandangan pertama.

Hal ini terjadi karena otak anda dipengaruhi oleh penglihatan visual anda. (more…)

SEBUAH GORESAN TANGAN SANG KETUM

“REI bergengsi karena dibidani oleh kombinasi antara obsesi Pak Ciputra dgn Visinya Pak Ali Sadikin

REI diasuh dgn tekun oleh Pak Siswono, Ferry Sonneville, MS Hidayat, Enggartiasto Lukita, dst..

Selama puluhan tahun memberi masukan kpd pemerintah untuk urusan perumahan, pertanahan, perpajakan, perijinan dan lain lain, juga menjalankan tugas profetis membina anggotanya.

REI menjadi satu satunya asosiasi di Indonesia yang berafiliasi dgn Federasi Realestat Dunia (FIABCI).

Tapi REI skrng sdh berubah, karena dunia pun berubah.

Semua hrs menyesuaikan diri dgn perubahan itu, DEPRINDO hrs  menemukan identitas dirinya.

 Jika yg lain bisa besar, DEPRINDO pun bisa!!!”

(Kalimat pembuka diskusi oleh seorang member DEPRINDO; M. Purba)

 

Luar biasa Pak Marim Purba, semoga bisa memberikan kontribusi terbaiknya juga di DEPRINDO ya pak! Terima kasih.

Insya Allah dari latarbelakang sejarah terbentuknya saja DEPRINDO sdh punya keunikan tersendiri pak  beda dengan asosiasiasosiasi yang lain.

—> semua berawal dari pendidikan, pelatihan

—> insya Allah “ruh” ini yg akan tetap kita jadikan salah satu nilai lebih di DEPRINDO.

(more…)

Pentingnya Perencanaan Arus Kas (Cashflow) Pada Proyek Modal Pas-Pasan

Perumahan subsidi terkendala kuota?

Hari ini kita dapat kiriman berita di group WA member Deprindo dari Bpk Oni, anggota kita di Cirebon. Isi berita adalah pemborong yang marah dan sedang membongkar genteng perumahan developer karena jasa borongannya tidak dibayar.

Banyak spekulasi atas kejadian ini. Tebakan dari Pak Oni adalah karena quota FLPP yang terbatas, ketidak pastian aturan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) yang berganti PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) dan habisnya quota BP2BT di hari terakhir akad tanggal 26 November kemarin.

Seperti tanggapan saya group WA, kecil sekali kalau semata-mata karena quota FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) dan BP2BT (Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan).

Juga kecil sekali karena ketentuan aturan perubahan dari IMB menjadi PBG. Quota FLPP tidak terlalu menjadi issue bagi developer rumah subsidi.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana pada pertengahan tahun sudah nyaris habis. Pada tahun ini nyaris tidak terdengar kerisauan developer atas quota ini.

Quota cukup bahkan bisa jadi tidak semua terserap. Termasuk juga pengumuman stop FLPP di akhir tahun kemarin juga tidak menimbulkan riak dan ribut-ribut di developer. Developer telah siap akan habisnya quota.

IMB ke PBG

Demikian juga dari sisi keterlambatan penerapan aturan PBG. Aturan peralihan dari IMB ke PBG saat ini sudah bisa dikatakan tidak masalah lagi. (more…)

Perijinan untuk Perumahan: Izin dari Badan Lingkungan Hidup (AMDAL/UKL-UPL)

faktor marketing properti

AMDAL

Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) adalah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan kegiatan di Indonesia.

AMDAL ini dibuat saat perencanaan suatu proyek yang diperkirakan akan memberikan pengaruh terhadap lingkungan hidup di sekitarnya.

Pentingnya Amdal untuk sebuah recana perumahan yang akan dibangun  adalah untuk menjamin tidak adanya gangguan lingkungan setelah dibangunnya proyek perumahan.

Oleh karena itu dalam dokumen Amdal diwajibkan mencantumkan saran dan pendapat dari masyarakat yang akan terkena dampak karena pembangunan perumahan.

Sehingga apabila masyarakat menilai bahwa pembangunan proyek perumahan akan berdampak buruk terhadap lingkungan maka masyarakat boleh saja mengajukan keberatannya. Dimana keberatan masyarakat ini akan menjadi pertimbangan dalam pengesahan dokumen Amdal.

Dokumen Amdal disusun oleh konsultan Amdal yang memiliki sertifikat kompetensi penyusun Amdal.

Jika suatu rencana perumahan tidak mewajibkan pembuatan Amdal maka perumahan tersebut diwajibkan pembuatan dokumen UKL-UPL. (more…)

Pentingnya Memiliki PT Bidang Developer Properti dan Langkah Mendirikannya

Sangat disarankan seorang pengembang mendirikan Perseroan Terbatas (PT) untuk menjalankan sebuah proyek properti

Penting memiliki PT bagi seorang developer properti

Jika Anda ingin sukses sebagai seorang developer properti, amat penting untuk mendirikan badan hukum dalam bentuk perseroan terbatas (PT).

PT didirikan dengan akta Notaris dan selanjutnya berdasarkan akta pendirian tersebut Notaris mengurus surat keputusan dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) yang menyatakan bahwa PT sebagai badan hukum.

Selanjutnya bisa juga Notaris membantu pengurusan legalitas PT lainnya seperti Nomor Pokok Wajip Pajak (NPWP), Nomor Induk Berusaha (NIB) dan legalitas lainnya seperti disyaratkan peraturan.

Enaknya sekarang pengurusan tersebut dilakukan secara online melalui website resmi Kemenkumham dan Online Single Submission (OSS).

Jika Anda belum pernah mendirikan PT jangan terlalu difikirkan langkah ini, cukup datang saja ke kantor Notaris dan selanjutnya Notarislah yang akan membantu Anda sampai seluruh perijinan PT Anda selesai.

Just do it!

Mendirikan PT tidak Perlu Modal Besar

Kenyataannya, bagi sebagian orang, mendirikan PT merupakan perkerjaan yang sulit dan yang terbayang adalah butuh uang yang besar.

Mungkin saja yang menjadi kendala bagi mereka adalah setoran modal awal seperti yang diamanatkan oleh Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas atau yang lebih dikenal dengan UUPT.

Modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor PT

Untuk diketahui, modal sebuah PT terdiri dari modal dasar, modal disetor dan modal ditempatkan. Masih menurut UUPT, modal dasar minimal sebuah PT adalah 50 juta rupiah. (more…)

Proyek Pembayaran Lahan Bertahap Bukan Proyek Kerjasama Lahan

Tulisan ini adalah lanjutan dari materi artikel saya yang beberapa hari lalu saya share ke anggota. Pada tulisan sebelumnya saya menulis proyek Kerjasama lahan, selanjutnya pada kesempatan ini saya akan menulis proyek properti dengan pembayaran lahan secara bertahap. 

Meskipun secara harfiah maupun kontekstual, semua anggota saya yakin sudah paham beda antara proyek pembayaran lahan bertahap dengan proyek Kerjasama lahan.

Pembayaran tanah secara bertahap

Seperti kita pahami, proyek pembayaran tanah bertahap adalah proyek properti dimana tanah yang akan digunakan dibayar secara bertahap atau mencicil ke pemilik tanah.

Dengan demikian status perolehan lahan selanjutnya dicatat sebagai hutang kepada pemilik tanah. Pada pembayaran bertahap perikatan perjanjian dengan pemilik tanah adalah hutang piutang. Umumnya untuk legalitas  perusahaan menandatangani akta pengakuan  hutang ke pemilik tanah.

Nilai harga tanah untuk pembayaran bertahap sudah ditentukan dan disepakati di awal seperti pembelian tanah dengan cara cash keras. Bedanya hanya pada nilai harga yang disepakati.

Jika tanah dibayar cash keras dimuka per-m2 adalah 500 ribu, bisa jadi karena dibayar bertahap disepakati harga tanah menjadi 750 ribu/m2. (more…)

×

Hallo...!

Workshop Cara Benar Memulai Bisnis Developer Properti Bagi Pemula akan diadakan tanggal 22-23 Februari 2025 di Jakarta

× Info Workshop Developer Properti