workshop developer properti

Bisnis developer properti adalah sebuah bisnis yang kompleks, banyak sekali bidang-bidang non properti yang berhubungan dengannya. Ada bidang formal seperti berhubungan dengan institusi pemerintah ada juga bidang normal seperti tukang, pemilik toko material, pemilik warung, professional dan traditional broker, tenaga pengamanan dan lain-lain.

Untuk mengendalikan sektor-sektor di sekitar properti dibutuhkan kemampuan manejerial tentang pelaksanaan proyek properti, selain itu mutlak diperlukan juga penguasaan terhadap tahapan-tahapan dalam menjalankan roda proyek tersebut.

Sekurangnya berikut langkah-langkah yang harus Anda lalui jika ingin berbisnis properti utamanya sebagai developer:

1. Lengkapi Diri dengan Pengetahuan

Apapun yang akan Anda lakukan seyogianya Anda dibekali oleh pengetahuan terlebih dahulu, sekurangnya mengenali secara makro tentang apa yang akan dikerjakan, hindari hantam kromo dan asal trabas dalam berbisnis. Khusus bagi Anda yang ingin berbisnis di bidang properti utamanya sebagai developer wajib hukumnya untuk mengetahui aspek-aspek dasar tentang developer properti, untuk selanjutnya memahami metodologi kelola sebuah proyek perumahan atau proyek properti lainnya.

Pengetahuan tentang menjadi pengembang perumahan saat ini dapat dengan mudah Anda peroleh dengan belajar dari sumber-sumber yang ada di internet, buku dan belajar langsung kepada pelaku developer sebenarnya, anda bisa menjumpai mereka pada training, workshop atau seminar tentang developer properti yang mereka adakan.

2. Mencari Lahan yang Layak

Setelah Anda membekali diri dengan ilmu tentang menjadi developer langkah selanjutnya adalah mencari lahan yang layak untuk dijadikan proyek. Pencarian lahan ini memegang peran vital dalam rangkaian proses Anda menjadi developer karena lahan adalah bahan baku wajib bagi seorang developer. Tanpa lahan, tidak mungkin ada proyek properti dan tidak memungkinkan juga Anda menjadi developer. Iya tho?

Anda sudah mendapatkan keuntungan jika berhasil mendapatkan lahan yang bagus, karena sebagai developer Anda mengambil keuntungan dari lahan, bukan dari bangunan sebagaimana kontraktor. Lahan yang bagus itu dilihat dari lokasi, harga, kondisi fisik, peruntukan dan cara bayar.

Lokasi yang bagus adalah lokasi yang berada di area sunrise properti. Sunrise properti dapat dipahami secara mudah bahwa lokasi tersebut memiliki prospek cerah di masa yang akan datang. Prospek cerah bisa disebabkan oleh akan berkembangnya daerah tersebut karena ada perencanaan pengembangan oleh pemerintah setempat.

Baik pengembangan berupa pembangunan fasilitas vital seperti jalan utama, jalan protokol ataupun jalan tol ataupun pengembangan fasilitas dan peruntukan kawasan.

Lokasi yang pada awalnya tidak laku dijual, akan naik harganya jika di sekitar lokasi akan dibangun jalan utama atau jalan tol. Lokasi yang semula dipahami sebagai tempat jin buang anak mendadak akan meroket harganya jika pemerintah akan membangun fasilitas kawasan di sekitar daerah tersebut.

Misalnya pembangunan komplek olah raga, komplek Kantor Pemerintah Daerah, komplek industri dan pembangunan dan perencanaan lainnya yang dapat mengundang masyarakat untuk mendekat.

3. Pertimbangan Harga

Harga yang bagus adalah sesuai harga pasar, lebih bagus lagi lebih murah, tentu dengan analisa yang benar. Cara mudah untuk menentukan bahwa harga tanah feasible untuk dijadikan proyek adalah dengan melihat harga perumahan eksisting. Pelajari harga jual mereka, lalu analisa dan tarik kesimpulan. Pahami tentang tanah matang dan tanah mentah, agar Anda terhindar dari kesalahan perhitungan harga lahan.

4. Cara Bayar

Cara bayar lahan terhadap pemilik memiliki peranan penting dalam menentukan initial cost yang dibutuhkan untuk membangun proyek perumahan. Semakin lunak cara bayar maka Anda memiliki gerakan yang lebih luwes dalam mengelola proyek terutama berhubungan dengan cashflow yang ujung-ujungnya Anda bisa menjual dengan harga yang lebih rendah dibanding pesaing. Dengan demikian Anda akan dengan mudah dapat memenangkan persaingan.

Saat ini developer besarpun lebih mengutamakan lahan yang bisa diakuisisi dengan pola kerjasama lahan atau dengan bayar termin atau dibayar mundur, karena semakin mahalnya harga tanah.

5. Kondisi Fisik

Kondisi fisik lahan yang bagus adalah lahan dengan kontur datar, terdiri dari tanah keras dan terdapat saluran pembuangan di sekitar lokasi. Kontur tanah datar dapat dengan cepat dibangun proyek karena tidak memerlukan pekerjaan berat dalam persiapan. Land clearing hanya bersifat pembersihan.

Apabila kontur tanah tidak rata maka diperlukan pekerjaan berat pada langkah persiapan proyek seperti pengurugan dan cut and fill. Sebelas dua belas dengan kondisi tanah keras yang tidak memerlukan proses pemadatan atau pengeringan.

6. Kondisi Legalitas

Kondisi legalitas terbaik adalah tanah sudah sertifikat. Karena dapat dengan mudah diajukan perijinan, diterima oleh lembaga pembiayaan dan membangun kepercayaan konsumen dalam membeli nantinya. Hindari membeli lahan yang masih girik, petok D atau jenis apapun yang belum sertifikat, karena butuh waktu untuk mensertifikatkannya.

Jika tanah sudah setifikatpun pastikan juga sertifikatnya tidak bermasalah dan tidak sedang diagunkan. Sebenarnya semua bisa diselesaikan tetapi butuh waktu, energi dan biaya. Sementara proyek harus presisi waktu dan biaya. Jangan sampai prediksi waktu dan biaya meleset, apalagi meleset jauh.

7. Analisa Lahan

Analisa lahan dilakukan dengan membuat Studi Kelayakan Proyek. Pembuatan Studi Kelayakan Proyek bisa di-outsource-kan ke Konsultan Perencana, tentu dengan sejumlah biaya. Jika tidak memiliki modal awal yang cukup Anda dapat membuat analisa lahan sendiri dengan metode yang dikuasai. Metode analisa lahan banyak diajarkan di kelas-kelas seminar, training ataupun workshop developer properti.

8. Analisa Pasar

Analisa pasar sebenarnya sudah termaktub dalam Studi Kelayakan Proyek, secara sederhana dapat dipahami menganalisa pasar sama juga dengan analisa pesaing atau analisa harga eksisting perumahan yang berada di sekitar lokasi. Jika rencana lokasi berada di area yang masih lengang, radius lima kilometerpun masih merupakan pesaing head to head. Apalagi lokasi berada di kelas jalan yang sama. Pelajari harga mereka, pelajari disain mereka yang cepat laku untuk ditiru dan pelajari juga disain mereka yang tidak laku untuk tidak dijiplak. 😀

 

training properti

9. Masterplan

Dalam masterplan banyak hal yang musti disusun di dalamnya, seperti siteplan atau gambar kawasan yang terdiri dari kavling komersil, berapa besaran dan lokasi fasilitas umum, gambar jalan, lebar jalan, disain saluran, lebar kavling dan sebagainya. Anda dapat gunakan jasa Konsultan Perencanaan untuk menggambar ini. Jangan paksakan merancang sendiri karena dapat menghasilkan disain yang aneh, uniq dan janggal, terutama untuk lokasi yang luasnya satu hektar ke atas.

10. Dapatkan Investor

Keberadaan investor sangat penting dalam proses pelaksanaan proyek. apalagi Anda termasuk developer yang bermazhab developer tanpa modal. Inverstorlah yang membiayai perjalan proyek dengan imbalan kenikmatan berupa bagi hasil. Anda harus rela berbagi keuntungan dengan mereka.

Jika Anda memiliki uang yang cukup untuk membiayai proyek kayaknya Anda tidak akan menemukan blog ini karena dalam asriman.com ini lebih membahas bagaimana mendapatkan dan menjalankan proyek perumahan walaupun Anda tidak punya modal. Silahkan eksplor lebih jauh dan terus berkunjung blog ini karena banyak sekali strategi bisnis praktis yang dibahas. Tips-tips tersebut merupakan pengalaman empiris selama perjalan waktu.

Selain itu jika Anda memiliki uang untuk membiayai proyek Anda dengan amat mudah membeli lahan secara kontan, bayar arsitek untuk mendisain, bayar konsultan untuk perencanaan, bayar kontraktor untuk pembangunan, bayar tukang marketing untuk memasarkan proyek dan bayar professional untuk menjalankan roda proyek. Anda tidak ubahnya sebagai Event Organizer.

11. Perijinan

Ada banyak tahapan perijinan yang harus dilalui tapi hasil akhirnya adalah Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Langkah pendahuluannya berupa Ijin Prinsip, Ijin Lokasi, Pengesahan Siteplan dan bermuara ke penerbitan IMB. IMB awalnya berupa IMB induk untuk keseluruhan kawasan perumahan dan kemudian bisa diajukan pemecahan menjadi IMB perunit rumah apabila sertifikat juga sudah pecah.

Hanya saja perijinan di satu daerah dengan daerah lainnya bisa berbeda satu sama lain. Tidak ada pakem yang sama untuk diikuti. Datangi instansi bersangkutan dan bertanyalah tentang proses yang harus dilakukan.

Bila daerah tersebut memiliki Dinas Satu Atap, akan memudahkan Anda mengurus perijinan. Jika tidak Anda musti bergerilya dari BPN, Bappeda, Kimpraswil untuk mengetahui urutan perijinan. Atau lebih mudahnya, berikan saja kewenangan kepada Notaris yang sudah ahli di bidang perijinan untuk mengurus perijinan lokasi Anda.

12. Pemasaran

Setelah perijinan diperoleh, setidaknya dipastikan dapat diperoleh, maka lanjutkan dengan promosi dan penjualan. Banyak cara dalam promosi, ada out door dan in door. Dengan spanduk, billboard, umbul-umbul, iklan koran, website, pameran, brosur dan lain-lain.

seminar properti

13. Konstruksi

Ada beberapa pola yang bisa dijalankan untuk membangun proyek:

  • Menunjuk kontraktor untuk mengerjakannya. Dengan pola ini Anda tinggal mengawasi pembangunannnya saja agar hasilnya sesuai dengan speksifikasi bangunan yang ditetapkan.
  • Kerjakan sendiri dengan menunjuk mandor. Dengan pola ini Anda musti menyediakan bahan bangunan sendiri.
  • Kerjakan sendiri. Dengan pola ini Anda menyediakan tukang sendiri, pengawas, dan bahan bangunan. Pola ini cocok dilakukan jika Anda memiliki pengetahuan yang cukup tentang pengelolaan proyek dan cocok diaplikasikan untuk proyek dengan skala kecil. Untuk proyek skala besar jangan coba-coba, kepala Anda akan pening nanti.

Tidak sulit bukan? Lakukan saja step-by-step tersebut dan Anda akan mendapati Anda sudah menjadi developer properti. Amiin.

Share Button
Lihat artikel lainnya:
Berbisnis kavling tanah merupakan salah satu pilihan bisnis di bidang properti,...
Saat ini Facebook adalah media sosial yang paling populer dan paling banyak penggunanya....
‘Orang kaya selalu memiliki properti, walaupun dia bukan pebisnis properti”....
Mendirikan PT ini adalah langkah wajib yang harus anda lakukan jika ingin sukses...
Menjadi seorang brokerpreneur atau yang lazim dikenal sebagai calo membutuhkan...
Bisnis properti seperti makhluk indah yang ingin selalu didekati oleh pebisnis...

Article Tags:

13 Strategi dan Langkah Menjadi Developer Properti

Dapatkan Update Terbaru Tentang Properti

Masukkan nama dan email anda di form di bawah ini, kami akan kirimkan update di inbox anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *