Dalam mengembangkan sebuah proyek properti ada beberapa hal yang musti diperhatikan ketika memilih lokasi proyek.
Pertimbangan-pertimbangan yang harus diperhatikan itu tidak jauh-jauh dari kondisi fisik lahannya, kondisi legalitas, harga tanah, status kepemilikan dan lain-lain.
Kondisi fisik tanah berkaitan dengan bentuk lahan, elevasi, dan apakah lahan tersebut butuh pengurugan atau sudah berupa tanah keras.
Sedangkan kondisi legalitas yang perlu diperhatikan adalah apakah tanah tersebut sudah bersertifikat atau masih dalam bentuk girik. Sertifikatpun harus dipastikan juga apakah sertifikatnya tidak sedang dijaminkan ke pihak lain dan pemiliknya tidak terlalu banyak.
Bagaimana Bentuk Lahannya?
Bentuk lahan yang bagus untuk dijadikan proyek properti adalah berbentuk beraturan supaya tidak banyak tanah yang terbuang.
Namun untuk proyek dengan luasan lebih dari 5000 m2 bentuk lahan tidak terlalu berpengaruh karena dengan tanah yang luas akan tersedia ruang untuk improvisasi desain.
Bahkan bagi arsitek pintar bentuk lahan yang tidak teratur bisa menjadi kelebihan dalam mendesain.
Tetapi untuk tanah yang tidak begitu luas, bentuk lahan sangat mempengaruhi desain dan efektifitas lahan.
Lahan yang bagus adalah lahan dengan efektifitas 100%, yaitu lahan yang tidak perlu menyediakan fasum atau fasos. Apakah ada lahan dengan tipe seperti ini? Ada. (more…)





Kemampuan negosiasi amat penting Anda miliki terutama bagi Anda yang tidak memiliki uang untuk membeli tanah secara kontan.