Ngga Usah Besar-Besar Dulu; Mulai Menjadi Developer Dengan Luas Kecil dan Beberapa Unit Saja, Lebih Mudah dan Cepat

Banyak yang berpendapat bahwa untuk menjadi developer properti harus dengan luasan tanah yang besar, dan dengan modal yang besar pula sehingga banyak yang mundur teratur mewujudkkan niatnya menjadi developer properti.

Padahal tidak seperti itu, dengan modal kecil dan luasan tanah yang tidak terlalu besar sudah bisa memulai menjadi developer properti.

Latihan di lahan kecil untuk merasakan menjadi developer 

Walaupun dengan luasan yang kecil tetapi sudah bisa merasakan menjadi developer properti. Bagaimana rasanya membangun rumah, berhadapan dengan tukang, berhadapan dengan pengamanan, berhadapan dengan konsumen yang mungkin saja cerewetnya minta ampun dan banyak maunya. (more…)

Pacu Penjualan dengan Menurunkan Target Profit untuk Mendulang Untung

Bagi developer menjual secepat mungkin dan sebanyak mungkin adalah wajib hukumnya.

Apalagi proyek dikerjakan dengan modal minim, sehingga cash flow adalah segala-galanya.

Banyak yang harus dibayarkan seiring perjalanan waktu seperti membayar cicilan kredit kontruksi, pembayaran kepada suplier atau bisa jadi termin pembayaran harga tanah kepada pemilik lahan sudah jatuh tempo.

Karena anda adalah tipe bisnis properti modal dengkul alias ahlinya kerjasama lahan.. hehehe..

Turunkan target laba Anda

Jalan yang bisa Anda tempuh adalah dengan menurunkan target profit untuk memacu penjualan, bagaimana caranya? Salah satunya dengan menurunkan harga jual produk Anda. (more…)

HATI-HATI! Menjadi Developer Properti Itu Pasti Ketemu Banyak Masalah

Untuk sukses sebagai developer properti salah satu syaratnya adalah mentalitas. Mental si developer harus matang. Karena dalam mengerjakan proyek kerap terjadi masalah di luar perkiraan.

Masalah yang sering terjadi adalah adanya pembengkakan biaya, masalah dengan pekerja, masalah dengan masyarakat sekitar, juga tak lupa sering terjadi masalah dengan aparat. Selain masalah klasik seperti permintaan supplier material yang minta tagihannya segera dibayarkan.

Pembengkakan biaya mungkin saja terjadi karena kenaikan harga terkait kondisi makro ekonomi nasional.

Masalah dengan pekerja mungkin saja terjadi karena keterlambatan pekerjaan, keterlambatan pembayaran, lalu para pekerja ada yang berbuat curang, melarikan uang proyek sehingga gaji pekerja tidak dapat dibayarkan. (more…)

PENTING! Kegiatan di Lapangan Untuk Meyakinkan Konsumen

Salah satu cara agar konsumen yang datang survey yakin bahwa proyek akan betul-betul dikerjakan adalah dengan cara menempatkan pekerja di lokasi proyek. Apa yang harus dikerjakan oleh pekerja ketika calon konsumen survey tersebut?

Apapun lah, yang penting ada kegiatan. Bisa saja menggali pondasi rumah, membersihkan lokasi dari semak-semak, memasang-masang tali, bowplank, dan pekerjaan persiapan lainnya.

Bisa juga menggali saluran dan meratakan jalan, atau pekerjaan apapun yang bisa dilakukan sehingga menimbulkan kesan kepada konsumen bahwa proyek betul-betul sedang dikerjakan. (more…)

Cara Membeli Tanah Sebagian dan Memecah Sertifikat dari Sertifikat Induk

cara membeli tanah sebagian
Ketika ingin menjual tanah bisa jadi seseorang ingin menjual sebagian saja, demikian juga pembeli mungkin saja ia hanya ingin atau hanya sanggup membeli sebagian dari tanah yang sedang dijual

Bagaimana cara membeli tanah sebagian untuk selanjutnya dipisahkan dari sertifikat induk

Adakalanya, karena sesuatu hal kita hanya membeli sebagian saja dari luas tanah yang dijual atau penjual hanya mau menjual tanahnya sebagian.

Sebabnya mungkin saja si penjual hanya memerlukan sedikit uang untuk keperluannya, sehingga ia merasa cukup menjual sebagian saja dari tanah miliknya.

Karena sebenarnya tidak ada seorangpun ingin menjual asetnya yang paling berharga jika ia tidak sedang membutuhkan uang.

Atau mungkin juga pembeli hanya ingin membeli sebagian saja dari tanah yang dijual.

Sebab lainnya kemungkinan tanah tersebut merupakan milik bersama sehingga hanya sebagian pemilik saja yang ingin menjual tanahnya. (more…)

Tanpa Modal Dapat Untung Ratusan Juta dari Flipping

 

Untuk terjun sebagai pebisnis properti anda bisa menjadi flipper, yaitu orang yang kerjaannya membeli properti untuk kemudian dijual lagi dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Seorang flipper bisa melakoni profesinya dengan tanpa modal. Kok bisa? Simak cerita berikut.

Pak Rendy berniat membeli satu unit rumah di daerah Depok, Jawa Barat. Rumah tersebut cukup bagus, layak huni dan tidak membutuhkan renovasi jika untuk dihuni. Setelah negosiasi dengan pemilik, pemilik setuju menjual dengan harga 800 juta rupiah.

Baca juga: Lihat di sini materi dan jadwal workshop developer properti bagi pemula

Negosiasipun berlanjut tentang pembayaran, Pak Rendy menawarkan untuk melunasi harga rumah tersebut 3 bulan lagi dengan alasan menunggu depositonya bisa dicairkan.

(more…)

Menjadi Developer Properti Tanpa Modal Itu Tidak Mungkin, Tetapi Tanpa Modal Dari Kantong Sendiri Amat Mungkin, Hanya Saja Banyak Syaratnya!

Menarik untuk membahas jika ada orang yang mengatakan bahwa menjadi developer properti bisa dilakukan tanpa modal.

Kalimat ini menjebak, musykil dan musti dielaborasi lebih jauh.

Untuk memahami developer properti tanpa modal mari kita lihat apa saja tahapan yang musti dilakukan ketika akan mengembangkan suatu lahan menjadi proyek properti.

Dalam hal ini kita ambil contoh proyek sederhana, membangun perumahan. Tentu saja membangun perumahan lebih sederhana jika dibandingkan dengan membangun properti residensial lainnya seperti apartemen, condominium atau properti lainnya.

Membangun perumahan sangat fleksibel dari sisi luasan, lokasi dan modal yang dibutuhkan maupun strategi pembangunannya.

Luasan yang kecil yang cukup untuk dibangun duapuluhan unit sudah cukup untuk dijadikan perumahan, demikian juga lokasi, tidak perlu di tengah kota, yang penting adalah ada permintaan hunian di sekitar lokasi tersebut, kondisi itu sudah cukup bagi kita untuk membangun perumahan.

Dan tentang kebutuhan modal, membangun perumahan kebutuhan modalnya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan membangun proyek non perumahan. (more…)

Apa Perbedaan dan Persamaan Notaris dan PPAT

Di masyarakat banyak yang menganggap bahwa notaris sama dengan PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah). Tetapi sesungguhnya berbeda, karena seorang PPAT belum tentu sebagai seorang notaris, demikian sebaliknya.

Notaris dan PPAT berbeda, terutama jika dilihat dari kewenangannya. Hanya saja undang-undang membolehkan seorang notaris juga dapat diangkat sebagai PPAT.

Untuk melihat perbedaan dan persamaan notaris dan PPAT lebih dulu kita harus lihat pengertian dan lingkup kerja masing-masing menurut peraturan yang berlaku. Selain itu perbedaan juga dapat dilihat dari instansi yang mengangkat.

Sementara persamannya juga ada, nanti juga akan kita lihat apa persamaan antara notaris dan PPAT.

Dari sisi pengertian dan lingkup kerja

Pengertian notaris dicantumkan dalam UU No. 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris, dimana notaris adalah pejabat umum yang berwenang untuk membuat akta autentik dan memiliki kewenangan lainnya seperti yang diatur dalam Undang-Undang.

Ini macam akta otentik yang dapat dibuat oleh notaris: (more…)