Begini Tahapan Mengurus Perizinan Proyek Properti Sesuai dengan Peraturan Terbaru  

perizinan proyek terbaru online

Dalam pengembangan sebuah proyek properti langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengurus perizinan. Dimana output akhir dalam mengurus perizinan ini adalah PBG atau Persetujuan Bangunan Gedung.

PBG ini sebagai pengganti IMB karena saat ini IMB sudah tidak berlaku lagi sejak diundangkannya UU No. 11 Tahun 2021 tentang Cipta Kerja, atau dikenal juga dengan Omnibus Lawa Cipta Kerja.

Mengurus PBG secara daring

PBG diurus secara daring atau online melalui website yang disediakan oleh pemerintah yaitu hxxps://simbg.pu.go.id.

Namun untuk mendapatkan PBG tersebut membutuhkan banyak rekomendasi dari dinas terkait di daerah setempat seperti; rekomendasi peil banjir dari dinas di lingkungan kementrian pekerjaan umum, pertimbangan teknis baku mutu air dari dinas lingkungan hidup, Analisa Dampak Lalu Lintas (Andalalin), Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) atau Usaha Pengelolaan Lingkungan Hidup-Usaha Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL), juga dari dinas lingkungan hidup. (more…)

Begini Cara Menjadi Developer Tanpa KPR Bank

kpr tanpa bank
Pembelian rumah bisa dengan beberapa skema diantaranya KPR dengan bank, tunai keras, tunai bertahap dan KPR kepada developer

Saat ini mayoritas masyarakat Indonesia masih membeli rumah dengan bantuan lembaga pembiayaan dengan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Namun bukan berarti tidak mungkin seorang developer properti menjual produknya tanpa bantuan perbankan.

Banyak juga saat ini developer yang menjual produknya tanpa KPR bank. Skema pembelian oleh konsumen adalah dengan cara cash keras, tunai bertahap dan KPR langsung ke developer.

Tunai keras

Cara pembayaran oleh konsumen dengan cara tunai keras ini adalah dengan cara langsung lunas. Biasanya pelunasan dilakukan paling lama 14 hari setelah pemesanan. (more…)

Strategi Menjadi Pebisnis Kaveling Tanah, Hindari BOM Waktu

Saya banyak mendapatkan pertanyaan mengenai bagaimana cara memulai bisnis kaveling tanah, berapa modal yang dibutuhkan untuk memulainya dan legalitas apa saja yang diperlukan untuk berbisnis kaveling tanah tersebut.

Cara memulai bisnis kaveling tanah

Nah, sekarang saya jawab satu persatu ya, bagaimana memulai bisnis kaveling tanah? Cara memulainya sama saja dengan developer pada umumnya, yaitu cari tanahnya lalu beli, kemudian jual lagi dalam bentuk kavling-kavling kepada konsumen.

Berapa modal yang dibutuhkan untuk memulai bisnis kaveling tanah

Selanjutnya berapa modal yang dibutuhkan untuk memulai bisnis kaveling tanah ini? Tentang modal ini tentu macam-macam, tergantung kondisi.

Jika tanahnya luas dan mahal tentu butuh modal yang besar. Tetapi jika tanahnya tidak luas dan harganya juga tidak mahal tentu modal yang dibutuhkan juga tidak terlalu besar. Artinya besaran modal ini amat tentatif dalam memulai bisnis.

Besarnya modal ini selanjutnya ditentukan oleh bagaimana strategi mengakuisisi lahannya. Atau bagaimana pola beli atau cara bayar kepada pemilik lahan. Apakah secara tunai atau bisa bertahap. (more…)

Segera Urus Jika Sertipikat Kena Dampak Banjir

Banjir yang melanda negeri ini tidak hanya merusak harta benda dalam bentuk fisik, tetapi juga merusak harta benda dalam bentuk surat-surat berharga, termasuk surat-surat bukti kepemilikan tanah dan bangunan.

Surat-surat tersebut bisa dalam bentuk sertipikat, SPPT PBB, bukti peroleh seperti akta jual beli, akta pemberian hak tanggungan, dan lain-lain.

Jika surat-surat tersebut hilang atau rusak nantinya akan terdapat kesulitan ketika akan dilakukan perbuatan hukum tertentu terhadap objek tersebut. Perbuatan hukum itu mungkin saja berupa jual-beli, menjaminkan dan lain-lain.

Nah, bagi masyarakat yang terkena dampak banjir terhadap surat-surat berharganya tersebut sebaiknya segera urus ke instansi berwenang secepatnya. Apalagi sertifikat tanah tersebut sampai hilang. Wah, ini musti segera diurus. (more…)

Perhatikan Ini Jika Ingin Menjadi Developer Perumahan Subsidi

perumahan subsidiJika Anda ingin mengembangkan perumahan subsidi, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Diantaranya adalah harga tanah, penyediaan modal kerja dan kuota subsidi dari pemerintah.

Harga tanah

Harga tanah merupakan hal yang sangat krusial dalam pengembangan perumahan subsidi. Karena harga tanah sangat berpengaruh terhadap kelayakan suatu lokasi untuk dibangun perumahan subsidi.

Hal ini disebabkan oleh harga jual rumah tidak bisa dinaikkan. Karena memang harga jual perumahan subsidi sudah ditentukan oleh pemerintah.

Kelayakan harga tanah untuk masing-masing daerah berbeda-beda. Karena karakter masyarakat tiap daerah juga berbeda-beda.

Contohnya untuk daerah-daerah yang berada di Pulau Jawa, berbeda karakternya (dalam hal membeli rumah) dengan daerah-daerah di Pulau Sumatera dan pulau-pulau lainnya.

Untuk Pulau Jawa, masyarakatnya bisa menerima luas tanah untuk rumah subsidi 60 m2, atau dengan ukuran 6m x 10m. (more…)

Jenis Hak Atas Tanah yang Bisa Dibangun Proyek

 

sertifikat yang bisa dibangun proyek
Tidak semua jenis sertifikat yang bisa dibangun proyek properti. Hanya SHM, HGB dan Hak Pakai. Sertifikat Hak Pakai bisa dibangun dengan persyaratan tertentu

Tentang UUPA

Undang-Undang No. 5 Tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria atau yang lebih dikenal dengan UUPA merupakan kitab suci masalah pertanahan di Indonesia.

Banyak kalangan yang berpendapat bahwa UUPA merupakan salah satu karya masterpiece anak bangsa Indonesia di bidang hukum, mengingat perjuangan gigih dan memakan waktu yang lama dalam penyusunannya.

Tercatat dalam sejarah bahwa panitia penyusunan cikal UUPA dibentuk sejak tahun 1948 di Yogyakarta. Ya, kurang lebih 12 tahun sejak mulai digulirkan rencana penyusunan UUPA sampai diundangkan pada tahun 1960.

UUPA menjadikan peraturan pertanahan terunifikasi dengan ciri khas masyarakat Indonesia yang sebelumnya merupakan peraturan warisan kolonial yang bersifat eksploitatif, dualistik dan feodalistik. (more…)

Surat Keterangan Lunas, Roya, Biaya Roya, Lama Waktu dan Syaratnya

roya sertifikat

Setelah mencicil sekian lama sesuai dengan kesepakatan dengan kreditur atau bank seperti tercantum di dalam Perjanjian Kredit (PK), maka hutang sudah lunas.

Lalu apa langkah selanjutnya yang harus dilakukan? Dari sisi bank, mereka harus mengeluarkan surat keterangan lunas terhadap debitur.

Surat keterangan lunas

Dalam surat keterangan lunas tersebut tercantum bahwa si debitur, sesuai dengan perjanjian kredit, sudah melunasi hutangnya. Dan menyatakan bahwa sertifikat yang dijaminkan di kreditur bukan lagi merupakan jaminan hutang.

Bersamaan dengan surat keterangan lunas tersebut diberikan juga berkas-berkas asli jaminan. Diantaranya adalah asli sertifikat, sertifikat hak tanggungan, surat roya dan berkas-berkas lain yang menyertai.

Sertifikat hak tanggungan

Sertifikat hak tanggungan merupakan bukti bahwa atas objek tersebut sedang dibebankan hak tanggungan. Atau dalam bahas mudahnya bahwa objek tersebut menanggung hutang pemiliknya. (more…)

Strategi Mengelola Keuangan Proyek Properti

mengelola-keuangan-proyek

Pintar mengelola keuangan proyek bertujuan untuk memenuhi modal proyek dan dapat mengelola modal yang sudah didapatkan dengan sebaik-baiknya.

Jika modal didapatkan dengan cara berhutang dari perorangan ataupun lembaga keuangan, maka anda harus sanggup mengelola hutang tersebut dan membayarnya sesuai dengan jadwal yang sudah disepakati dengan pemberi hutang.

Dari Mana Mendapatkan Uangnya

Bagi anda yang akan mengembangkan proyek properti dan belum memiliki cukup modal, maka langkah pertama yang harus anda pastikan adalah dari mana anda akan memperoleh modalnya.

Sumber keuangan bisa dari investor yang bersedia membiayai proyek anda, baik berupa investor pribadi maupun lembaga keuangan.   (more…)