Motivator Terbaik Adalah Dirimu Sendiri

siapa motivator terbaik
Banyak orang yang mencari motivator untuk memotivasi dirinya. Tetapi sebenarnya motivator terbaik itu adalah diri sendiri

Saya mengenal beberapa kawan yang sering ikut training motivasi. Dia ceritakan bahwa ketika sedang mengikuti acara tersebut memang semangatnya menggebu-gebu dan hasratnya meletup-letup.

Tetapi ketika pulang dari acara tersebut semuanya berjalan seperti biasa, hari-harinya dilalui seperti sediakala.

Kenapa hal ini bisa terjadi? Karena dia tidak menyadari bahwa motivator terbaik adalah apa yang ada dalam dirinya.

Dikisahkan seorang anak kecil bertanya kepada pedagang balon yang sedang menjajakan dagangannya. Balon tersebut berwarna-warni, hijau, merah, kuning, biru dan putih.

Kemudian anak tersebut bertanya ke si abang tukang balon “Bang, kalau balonnya warna hitam apakah bisa terbang juga?” (more…)

Ini Prosedur Kerja Developer Setelah Terjadi Penjualan

prosedur setelah penjualan proyek
Setelah terjadi penjualan pada proyek masih banyak langkah yang harus dilakukan oleh developer, mulai dari mempersiapkan semua dokumen yang diperlukan sampai dengan pembangunan fisi proyek

Setelah penjualan terjadi atau setelah ditandatanganinya AJB/akad kredit, maka manajemen developer memberikan Surat Perintah Membangun yang ditujukan kepada bagian kontruksi.

Dimana dalam surat perintah pembangunan ini tercantum data-data teknis rumah dan waktu mulai pembangunan serta lamanya pembangunan.

Berikut tugas masing-masing pelaksana proyek setelah terjadi penjualan

Divisi marketing

Bagian marketing terus berkomunikasi dengan konsumen sampai proses jual beli selesai dan proses diserahkan ke bagian konstruksi.

Perlunya bagian marketing ini terus berkomunikasi dengan konsumen yang telah berkomitmen membeli dengan membayar uang tanda jadi adalah supaya psikologi membeli mereka jangan sampai terputus.

Karena mungkin saja mereka akan merubah fikiran dan membatalkan pembelian, tapi dengan komunikasi intens mereka akan tetap dengan komitmennya.

Karena banyak kejadian konsumen yang sudah membayar booking fee membatalkan pembelian, bahkan ada diantara mereka yang bilang bahwa mereka lupa telah membayar uang tanda jadi.

(more…)

Lemparkan Topimu

Di dunia ini banyak sekali orang yang tidak mengetahui potensi diri sebenarnya.

Mungkin karena sudah ada di comfort zone sehingga ada ketakutan untuk mencoba hal-hal baru yang akan membuka potensi diri mereka sebenarnya.

Alkisah, ada tiga orang anak kecil yang setiap hari lewat di sebelah dinding tinggi ketika pergi dan pulang sekolah. Mereka sangat penasaran apa yang ada di balik dinding tersebut. 

Salah seorang dari mereka sudah tidak tahan lagi untuk mengetahuinya. 

Dia mencari akal, ahaaa akhirnya ketemu!. Serta merta dia melemparkan topi sekolahnya ke balik dinding tersebut.

“Sekarang aku tidak punya pilihan, aku harus memanjat dinding ini”.

Lalu dia memanjat, anak kedua juga melemparkan topinya ke balik dinding tersebut dan ikut memanjat. 

Anak yang ketiga tidak mau tertinggal dan ketinggalan dia pun melemparkan topinya ke balik dinding tersebut.

… dan mereka melihat apa yang ada di balik dinding tersebut.

 

Ibarat sepeda yang punya gir 10, mungkin saja kita belum menggunakan gir 3 sekalipun, masih banyak gir yang belum kita manfaatkan.

Demikian juga kita dalam hidup ini, ciptakan kondisi kepepet untuk menggali potensi diri kita sebenarnya. Yakinlah! potensi kita melebihi apa yang kita kira.

Bersiaplah melempar topimu…

Strategi Penerapan Harga Proyek pada Masa Pertumbuhan sampai Penutupan Proyek

strategi harga perumahan

Anda bebas menentukan harga jual produk anda, itulah sifat baik dari bisnis properti. Berbeda halnya jika anda menjual emas, saham dan lain-lain yang harganya sudah ditentukan oleh mekanisme pasar.

Dengan adanya kebebasan menentukan harga maka anda sebagai developer properti bebas berinprovisasi dalam menjual, apakah menerapkan potongan harga, strategi harga progresif atau memberikan nilai tambah kepada produk anda.

Dimana penerapan harga tersebut berdasarkan fase pelaksanaan proyek.

Pada umumnya developer menetapkan harga diskon besar pada saat proyek launching, kemudian menetapkan harga normal pada saat proyek pada masa pertumbuhan, harga dengan profit tinggi pada saat proyek mencapai target penjualan dan harga khusus untuk unit dengan kondisi tertentu.

Menerapkan harga normal pada saat proyek di masa pertumbuhan

Jika pada masa launching anda menerapkan potongan harga, maka pada masa pertumbuhan anda harus menerapkan harga normal supaya target penerimaan laba proyek tercapai.

Dimana harga normal ini sudah ditetapkan sejak perencanaan. Pada umumnya harga normal ini adalah harga yang memberikan laba 30%.

Tahap pertumbuhan adalah tahapan dimana pekerjaan persiapan lahan sudah selesai. Artinya lokasi sudah kelihatan rapi dan pengerjaan beberapa unit sudah dilakukan.

Jika tanah memerlukan pekerjaan cut and fill atau pengurugan, maka pada tahapan ini pekerjaan tersebut sudah selesai. (more…)

Ini Beberapa Pilihan Properti untuk Investasi

Ada beberapa pilihan properti yang bisa Anda jadikan sarana investasi yaitu tanah, rumah, rumah toko/rumah kantor (ruko/rukan), apartemen dan kondotel/condotel—yaitu kondominium yang dikelola seperti hotel dimana masing-masing kamarnya milik investor pribadi tapi dikelola oleh suatu manajemen hotel.

Masing-masing properti investasi ini memiliki kelebihan dan kekurangan.

Investasi dalam bentuk tanah memiliki capital gain yang lumayan bagus. Apalagi tanah yang Anda beli berada di area yang sedang berkembang infrastrukturnya, maka semakin tinggi nilai kenaikan tanahnya.

Namun kelemahannya adalah nilai sewanya rendah sekali. Berinvestasi dalam bentuk tanah sebaiknya Anda lakukan jika Anda ingin mengembangkannya menjadi proyek properti suatu hari nanti. (more…)

Seorang Broker Properti Wajib Mengerti Tentang Listing

Listing adalah surat kuasa atau surat perintah untuk menjualkan properti dari pemilik properti kepada broker.

Namun di dunia perbrokeran properti saat ini banyak yang mengartikan listing itu adalah properti yang sedang dijualkan itu.

Misalnya ada sebuah properti yang sedang dijual oleh broker dari perusahaan A, maka itu adalah listing-an (properti dagangan) perusahaan A. Dan enaknya, bahasa ini sudah sama-sama dipahami oleh seluruh broker.

Mungkin ada sedikit pergeseran makna, tapi tidak apa-apalah yang penting komunikatif. Iya kan?.

Exclusive Listing

Exclusive listing adalah pemilik menyerahkan wewenang penjualan propertinya kepada satu broker saja. Sehingga orang lain, termasuk si pemilik sendiri tidak boleh ikut menjualkan properti tersebut.

Untuk mengikat antara pemilik dan broker maka dibuat perjanjian, dimana dalam perjanjian tersebut disepakati beberapa hal terutama tentang harga, besarnya komisi yang akan diterima oleh broker dan jangka waktu berlakunya perjanjian. 

Open Listing

Open listing adalah penjualan properti yang tidak terikat kepada salah satu broker. Jadi siapapun boleh menjualkan properti tersebut.   (more…)

Peranan Seorang Broker Properti dalam Transaksi Properti

Seorang broker properti seyogyanya memberikan manfaat kepada pihak yang terlibat dalam transaksi.

Bagi penjual, seorang broker properti berperan dalam mempersiapkan propertinya. Baik dari segi persiapan legalitas maupun persiapan fisiknya.

Dalam proses penjualanpun peran seorang broker amat membantu pemilik properti, karena dengan adanya bantuan dari broker, si penjual tidak perlu setiap saat melayani pembeli.

Dengan demikian pemilik properti dapat terus melakukan aktivitasnya sehingga dia bisa menghemat waktu dan tenaga.

Enaknya lagi si pemilik properti tidak perlu mengeluarkan uang sedikitpun untuk beriklan karena semua sudah dilakukan oleh broker sehingga dia juga bisa menghemat biaya.

Selanjutnya dia hanya menunggu laporan dari broker tentang perkembangan penjualan propertinya.

Ketika si broker berhasil mendapatkan pembeli maka itulah saatnya penjual datang ke kantor Notaris/Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk menandatangani akta jual beli.   (more…)

Pricing Strategy: Begini Cara Menetapkan Harga Perumahan untuk Memenangkan Persaingan

siklus bisnis properti indonesia

Menetapkan harga lebih murah dari pesaing

Strategi harga yang bisa dimainkan adalah dengan menetapkan harga perumahan di bawah harga pesaing.

Jika anda menetapkan laba bersih adalah 30% maka anda bisa menurunkan harga  10%-20% dari harga jual.

Dengan demikian anda memperoleh laba 10% sampai dengan 20% untuk tiap unitnya.

Dengan harapan pengurangan harga ini menjadi pengganti yang setimpal bagi produk anda yang masih dalam tahap pemasaran. Sedangkan perumahan pesaing adalah perumahan yang sudah jadi.

Namun penetapan harga yang lebih rendah harus dengan perhitungan matang, artinya walaupun harga ditetapkan di bawah harga pesaing anda harus tetap memperhitungkan harga modal. Jangan sampai anda menjual di bawah harga modal. Inilah pentingnya anda pintar dalam menganalisa proyek.

Sama dengan harga pesaing dengan menambahkan added value

Strategi selanjutnya adalah anda bisa menetapkan harga yang sama denga pesaing tetapi anda memberikan nilai tambah (added value) kepada produk anda. Bisa jadi anda memberikan nilai tambah berupa material yang lebih bagus.

Contohnya, jika produk kompetitor menggunakan keramik biasa maka anda menggunakan keramik branded seperti Toto, American Standard dan lain-lain.

Begitu juga dengan material lain, selalu pilih yang lebih bagus karena dalam pembelian material selalu ada pilihan tentang kualitas.

Hal lainnya yang bisa menjadi pembeda adalah disain unit yang lebih bagus dan penambahan beberapa komponen rumah. Memberikan disain yang lebih bagus tergantung keahlian arsitek anda, sementara pemberian nilai tambah komponen rumah bisa dengan memberikan bonus berupa kanopi, water heater, AC atau furnished.

Tak jarang ada developer memberikan hadiah berupa iphone, ipad, free sambungan internet 1 tahun, mobil, motor dan lain-lain. Disinilah dituntut keahlian anda membaca psikologi konsumen, bagaimana menyediakan sesuatu yang barharga untuk konsumen. (more…)