Sejak diperbolehkannya Balai Lelang Swasta (Balai Lelang) melakukan aktivitas lelang melalui Keputusan Menteri Keuangan Nomor 47/KMK.01/1996 telah banyak kemajuan yang dialami oleh Balai Lelang. Terutama tingkat kepercayaan masyarakat saat ini sudah lebih baik terhadap Balai Lelang.
Tidak seperti di tahun 1990-an, pada saat itu kebanyakan orang menganggap bahwa penjualan melalui lelang-terutama penjualan properti, menandakan bahwa barang tersebut bermasalah, tidak laku dan tidak bisa dijual.
Beda halnya dengan pemahaman masyarakat saat ini, bahwa penjualan properti melalui Balai Lelang merupakan salah satu cara agar properti yang dijual dapat terjual dengan harga optimal dan pemilik barang tidak perlu mengeluarkan effort ekstra dalam menjualkan barangnya.
Karena segala keperluan untuk menjual sudah diurus seluruhnya oleh Balai Lelang yang ditunjuk. Balai Lelang Swasta akan memberikan jasa pralelang, lelang (auction day) dan pasca lelang.


Menjadi
Disebut rumah 
Tidak menutup kemungkinan rumah yang kita tempati sekian tahun, pada suatu ketika terpaksa harus dijual, entah karena harus berpindah tempat tugas, ingin merasakan suasana hunian yang baru, terdesak kebutuhan atau karena alasan yang lain.